Suara Sumatera - Pernyataan Bupati Meranti Muhammad Adil yang menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berisi iblis dan setan memicu pro dan kontra.
Bupati Adil pun menjadi perbincangan lantaran dinilai tak memberi contoh dan teladan baik bagi masyarakat Meranti.
Hal itu bermula saat Adil menyampaikan pandangannya ke Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Kemenkeu, Luky Alfirman dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah se-Indonesia pada Kamis (8/12/2022) lalu.
Kemarahan Adil dalam Rakor itu terkait dana bagi hasil minyak bumi dan gas (DBH Migas) untuk Kepulauan Meranti.
Belakangan, sikap Muhammad Adil mendapat teguran keras dari Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Suhajar Diantoro dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/12/2022).
"Mendagri menegur keras sekaligus menegaskan, sebagai kepala daerah apa pun masalahnya harus menggunakan bahasa yang beretika dan menunjukkan sikap kenegarawanan," ucapnya dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (13/12/2022).
Namun, di sisi lain Bupati Adil ternyata bukan kali pertama memicu pro dan kontra.
Dia beberapa kali kerap jadi perbincangan publik lantaran sikap yang dinilai kontroversial. Berikut ini sederet sikap kontroversinya sejak jadi Bupati Meranti.
Baca Juga: Teguran Keras Mendagri Tito ke Bupati Meranti yang Sebut Kemenkeu Isinya Iblis dan Setan
1. Tolak kunjungan Gubernur Riau Syamsuar
Adil pernah menolak Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Riau Syamsuar yang rencananya mengunjungi Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Rumbio Nusa Mandiri, di Desa Bagan Melibur, Meranti, pada Jumat (14/10/2022).
2. Sebut Kemenkeu isinya iblis dan Setan
Dan terbaru, ia menyebut isi Kemenkeu 'iblis-setan' dihadapan Luky Alfirman dalam Rakor Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah se-Indonesia pada Kamis (8/12/2022).
3. Ribut dengan Mantan Bupati Meranti
Adil juga pernah melaporkan Bupati Meranti terdahulu, Irwan Nasir ke polisi, pada Senin (21/11/2022). Ia pun lantas membuat laporan ke polisi terkait Irwan gegara berseteru di grup WhatsApp.
4. Diduga hasut Camat-Lurah absen di Rakor Mendagri
Bupati Adil juga diduga pernah menghasut Camat hingga Lurah untuk absen di Rakor bareng Mendagri, pada Selasa (8/11/2022). Bahkan, sampai-sampai Mendagri Tito Karnavian menegur Adil.
5. Timbun abrasi dengan limbah
Adil pernah menggunakan sampah untuk menimbun abrasi di Pantai Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat pada Agustus silam.
Ia menggunakan sampah organik dan anorganik rumah tangga yang dibawa dari TPA Gogok ataupun langsung dari Selatpanjang untuk ditimbun ke bekas abrasi.