Adil Singgung Kemiskinan Ekstrem, Kemenkeu Ungkap Ratusan Miliar Belum Dinikmati Warga Meranti, ke Mana Uangnya?

Suara Sumatera

Rabu, 21 Desember 2022 | 11:10 WIB
Adil Singgung Kemiskinan Ekstrem, Kemenkeu Ungkap Ratusan Miliar Belum Dinikmati Warga Meranti, ke Mana Uangnya?
Bupati Meranti Muhammad Adil. (ANTARA)

Suara Sumatera - Bupati Meranti Muhammad Adil menjadi perbincangan usai menyinggung soal dana bagi hasil minyak dan gas bumi (DBH Migas) di wilayahnya yang tak sesuai.

Padahal, menurut Bupati Adil, produksi migas di Meranti terus naik. Namun, DBH yang diterimanya tak sebanding.

Pernyataan Bupati Meranti itu disampaikan saat membahas DBH di Rapat Koordinasi Nasional terkait Pengelolaan Pendapatan Belanja Daerah se-Indonesia bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Pekanbaru.

Dalam momen itu, sampai-sampai Muhammad Adil meradang dengan mengeluarkan ungkapan bahwa Kemenkeu berisi iblis atau setan.

Pasca hal tersebut, belanja daerah Meranti kini menjadi sorotan. Bupati Adil menyebut masyarakat Meranti tergolong ke dalam masyarakat miskin ekstrem.

Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Luky Alfirman menyebut bahwa realisasi belanja daerah Meranti masih minim hingga akhir tahun ini. 

Padahal, kata dia, transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yang disalurkan pemerintah sudah hampir 100 persen.

"Dana yang dibelanjakan Pemkab Meranti masih sebesar 63,85 persen. Berdasarkan laporan APBD per 18 Desember 2022, nilainya sebesar Rp 900,71 miliar dari pagu belanja tahun ini Rp 1,41 triliun," ujar Luky dalam konferensi pers pada Senin (19/12/2022).

Sedangkan, menurutnya, realisasi TKDD-nya sudah Rp 877,01 miliar atau 100,54 persen dari pagu tahun ini Rp 872,27 miliar.

baca juga

Luky mengatakan bahwa TKD baru dari transfer dari pusat ke daerah dan tugas daerah adalah bagaimana tadi melakukan belanja untuk pembangunan. Sehingga, efek multipliernya bisa dinikmati untuk kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Luky mengungkapkan bahwa dengan melihat data tersebut, masih ada sekitar Rp 509,91 miliar lagi dana dari APBD 2022 Meranti yang masih juga belum dibelanjakan Adil.

Padahal disampaikannya, pergantian tahun tinggal menghitung hari dan dana itu akhirnya masih saja mengendap di perbankan.

Realisasi belanja juga sangat dibutuhkan, baik dalam bantuan sosial (langsung) atau lewat berbagai program kerja seperti pembangunan infrastruktur dasar dan lainnya yang bisa membantu menyelesaikan persoalan kemiskinan yang ekstrem di Meranti.

"Itu yang akan kita dorong bagaimana uangnya sudah ada. Bagaimana itu bisa dikonversikan dalam bentuk pembangunan yang bisa dinikmati masyarakat," jelas Luky.

"Jadi ada dua hal, kita bicara tentang TKD-nya sendiri, tapi juga mendorong Pemkab benar-benar melakukan belanja. Melakukan pembangunan dan program-programnya untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Dimediasi Urusan DBH Bareng Kemenkeu, Bupati Meranti: Untuk Sementara Ikut Pak Dirjen

Usai Dimediasi Urusan DBH Bareng Kemenkeu, Bupati Meranti: Untuk Sementara Ikut Pak Dirjen

Video | Rabu, 21 Desember 2022 | 09:00 WIB

Bupati Meranti Manut Kemendagri, Perkara DBH Migas Mulai Temui Titik Terang

Bupati Meranti Manut Kemendagri, Perkara DBH Migas Mulai Temui Titik Terang

Sumatera | Selasa, 20 Desember 2022 | 22:15 WIB

Manut Kemendagri usai Dimediasi Urusan DBH Bareng Kemenkeu, Bupati Meranti: Sementara Ikut Pak Dirjen

Manut Kemendagri usai Dimediasi Urusan DBH Bareng Kemenkeu, Bupati Meranti: Sementara Ikut Pak Dirjen

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 19:36 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×