Suara Sumatera - Artis Luna Maya digosipkan tengah dekat dengan pengusaha kaya raya Axton Salim. Axton adalah anak pengusaha terkaya di Indonesia Anthony Salim.
Kedekatan Luna Maya dan Axton Salim muncul setelah akun gosip memposting foto Luna Maya bersama Axton Salim.
Dalam foto itu terlihat, Luna Maya yang sedang makeup sementara di belakangnya tampak seorang pria yang diduga adalah Axton Salim.
Jika benar Luna Maya menjalin hubungan dengan Axton Salim, ini tentu bukan pertama kalinya artis cantik itu menjalin hubungan dengan pengusaha.
Sebelumnya Luna Maya sempat pacaran dengan pengusaha kaya raya Reino Barack. Sayang hubungan mereka harus kandas di tengah jalan.
Sama-sama pengusaha dan anak orang kaya, lalu siapa yang paling kaya antara Reino Barack dengan Axton Salim? Berikut sejumlah faktanya.
1. Perusahaan Reino Barack dan Axton Salim
Reino Barack adalah anak dari pengusaha ternama, Rosano Barack. Rosano adalah putra dari Omar Barack, pengusaha besar dan berpengaruh, sejak zaman penjajahan.
Rosano Barack pendiri PT Bimantara Citra bersama Bambang Trihatmodjo, yang kini menjadi PT Global Mediacom yang membawahi MNC TV.
Baca Juga: 3 Alasan PSSI Harus Pertahankan Shin Tae-yong meski Gagal di Piala AFF 2022
Selain itu, Rosano juga diketahui memiliki bisnis terkenal lain seperti PT Plaza Indonesia Realty, Hotel Grand Hyatt, dan lainnya.
Reino Barack meneruskan sebagian besar perusahaan ayahnya seperti Plaza Indonesia, Mandapa Ritz-Carlton Reserve dan Plataran Kuliner.
Ia juga kini menjabagai sebagai Business Development Manager dan Corporate Finance di PT Global Mediacom.
Dalam industri pertelevisian, Reino Barack dikenal karena menciptakan tokoh jagoan Bima Satria Garuda. Tokoh ini tampil dalam sebuah serial di MNC TV pada 2013 silam.
Sementara Axton Salim merupakan anak pertama dari Anthony Salim, pewaris Salim Group kedua dan merupakan cucu dari pewaris pertama Salim Group, Sudono Salim atau Liem Sioe Liong.
Axton Salim saat ini menjabat sebagai direktur Indofood sejak 2009. Dia merupakan generasi ketiga dari perusahan terbesar di Indonesia, yaitu Salim Group.
Di awal kariernya, Axton menjadi Brand Manager PT Indofood Fritolay Makmur. Kemudian dia ditunjuk menjadi Assistant CEO Indofood.
Di tahun 2007, Axton Salim merupakan direktur non-eksekutif di Indofood Agri Resources dan menjabat sebagai komisaris PT Salim Ivomas Pratama Tbk.
Axton Salim juga merupakan seorang komisaris di perusahaan perkebunan London-Sumatera bernama PT Lonsum sejak 2009 lalu.
Pada tahun yang sama, Axton Salim dipercaya sebagai Direktur Indofood berdasarkan keputusan RUPST pada 2009 dengan pengangkatan kembali terakhir pada 2018.
Axton Salim juga mulai berbisnis start-up bernama Block71. Start-up ini dirilis pertama kali di Singapura dan mulai memperbanyak cabang di negara-negara lain, seperti di Indonesia, Tiongkok, dan Amerika Serikat.
2. Latar Belakang Pendidikan
Reino Barack dan Axton Salim sama-sama lulusan dari luar negeri.
Reino merupakan lulusan dari jurusan International Finance dan International Economics di American University Paris, Prancis.
Reino Barack memiliki pengalaman kerjanya di luar negeri. Ia pernah bekerja sebagai equity officer di Merrill Lynch Tokyo.
Sementara Axton Salim lulusan Universitas Colorado, Amerika Serikat, jurusan Science Business pada 2002.
Axton Salim memulai pengalaman kerja di sebuah perusahaan keuangan bidang invesitasi bernama Credit Suisse, Singapura.
3. Kekayaan
Kekayaan Reino Barack dan Axton Salim memang tidak tercatat secara pasti. Namun jumlah kekayaan keduanya bisa dilihat dari performa perusahaan yang dikelola keduanya.
Reino Barack misalnya yang meneruskan bisnis ayahnya di Plaza Indonesia. PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) meraih pendapatan Rp781,87 miliar pada kuartal III 2022. Raihan pendapatan perseroan itu naik 26,24% dari sebelumnya sebesar Rp619,32 miliar.
Namun, laba PLIN turun 25,46% menjadi Rp282,42 miliar hingga kuartal III 2022. Pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar, perusahaan memperoleh pendapatan Rp378,93 miliar.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penurunan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 14,10% menjadi Rp 4,64 triliun sampai dengan periode September 2022. Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, INDF tercatat membukukan laba bersih senilai Rp 5,40 triliun.
Jadi siapa yang paling tajir, Reino Barack atau Axton Salim?