Suara Sumatera - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dikabarkan mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Maju.
Padahal belum lama ini, mantan hakim konstitusi (MK) tersebut tengah saling serang dengan Rizal Ramli di media sosial Twitter.
Meski demikian, kabar tersebut mengklaim Mahfud MD mundur dari kabinet karena menyatakan kebijakan Jokowi yang memburuk.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut.
"MAHFUD MD MENGUNDURKAN DIRI DARI KABINET INDONESIA MAJU !! NEWS UPDATE - AGENDA POLITIK" tulis judul unggahan.
Dia menyebut jika kebijakan Jokowi sesaat ini semakin memburuk, sehingga akan cepat keluar dari kabinet.
"MAHFUD MD : KEBIJAKAN JOKOWI SEMAKIN BURUK SAYA SECEPATNYA AKAN KELUAR DARI DARI KABINET KLOK MASIH KAYAK BEGINI" tulis keterangan dalam thumbnail video.
Informasi tersebut dibagikan dan diunggah oleh kanal YouTube dengan nama 'Agenda Politik' pada Senin (09/01/2023).
Lalu benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Hasil penelusuran, klaim mengenai Mahfud MD yang menyebutkan jika mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Maju adalah salah.
Unggahan video itu membahas tentang tanggapan pengamat politik Rocky Gerung terhadap pernyataan Mahfud MD.
Setelah video ditonton hingga selesai, tidak ada informasi atau kabar dari klaim yang dituliskan oleh kanal YouTube tersebut.
Mahfud MD sendiri pernah memberikan pernyataan pada 2012 yang menyebut seorang 'malaikat' jika masuk sistem, akan berubah menjadi 'iblis'.
Sikap tersebut terkait dengan Mahfud MD yang dinilai mendukung keputusan Jokowi meneken Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja yang masih menjadi polemik hingga saat ini.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Rocky Gerung menyebut Mahfud MD masih seperti malaikat, akan tetapi dia membenarkan perbuatan iblis.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar Mahfud MD keluar mengundurkan diri dari kabinet gegara kebijakan buruk Jokowi adalah keliru.
Informasi dari unggahan video kanal YouTube tersebut masuk dalam kategori hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].