Dedi Mulyadi: Jika Tidak Melakukan Perubahan Manajemen Penangan Kelautan,Suatu Saat yang Tangkap Ikan Hanya Orang Kaya

Suara Sumatera | Suara.com

Rabu, 18 Januari 2023 | 15:20 WIB
Dedi Mulyadi: Jika Tidak Melakukan Perubahan Manajemen Penangan Kelautan,Suatu Saat yang Tangkap Ikan Hanya Orang Kaya
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi. (Dok. DPR) (Dok DPR)

Suara Sumatera - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada salahnya KKP membentuk satu dirjen khusus dalam menangani infrastruktur laut agar dapat terbenahi dengan baik.

Dedi menilai daya jelajah para nelayan semakin terbatas seiring dengan kenaikan harga BBM dan keterbatasan kapal atau perahu yang dimiliki. Sehingga nelayan tidak bisa lagi menjangkau ikan-ikan besar di tengah laut.

"Kalau kita tidak melakukan perubahan manajemen penangan kelautan, suatu saat nanti yang melakukan penangkapan ikan hanya orang kaya, orang bermodal. Atau bisa jadi suatu saat nanti yang berbisnis ikan dan melakukan pengelolaan di Indonesia adalah kapal asing berbendera Indonesia, dan itu kan terjadi," kata Dedi melansir Antara, Rabu (18/1/2023). 

Dedi Mulyadi juga mengaku khawatir suatu saat laut akan dikuasai oleh kapal asing lantaran nasib nelayan di Indonesia semakin terpuruk.

Menurutnya, nelayan berbeda dengan petani yang masih bisa menyimpan padi di gudang. Saat ini nelayan sedang mengalami paceklik ikan, tak bisa menyimpan apa-apa sebagai bekal hidup. 

Nelayan justru semakin terpuruk dengan mendominasinya rentenir, bank keliling atau bank emok yang memberikan pinjaman dengan bunga sangat besar.

"Kemudian nelayan membayar (pinjaman dari rentenir) setelah bisa melaut, sehingga terjadi penumpukan utang," ujarnya. 

Dedi mengatakan areal pemukiman nelayan mayoritas sanitasinya buruk. Ditambah banyak rumah tak memiliki toilet, rumah ditempati oleh banyak kepala keluarga, hingga tak adanya hak kepemilikan tanah. Saat terjadi pembangunan kawasan bisnis, kampung nelayan cepat mengalami kerusakan lingkungan, bahkan abrasi.

"Tingkat fokus PUPR kurang di laut banyaknya di darat. Sedangkan KKP sangat terbatas pada aspek penanganan di daerah bencana," jelasnya. 

KKP harus menguatkan paradigma kelautan agar program yang ada dari tahun ke tahun terus sama. Program tersebut harus mengarah pada rencana besar untuk mengubah nasib nelayan dengan berbagai skema dan kebijakan yang memadai.

"Jadi angka Rp 6,7 triliun (anggaran KKP) tidak ada arti dibanding luasnya laut kita. Ditambah lagi program kita tidak mendasar, makin tidak terlindungi nelayan kita. Nelayan kita tidak dilindungi di rumahnya, karena rumahnya saja sudah tidak layak huni," jelasnya. 

Dirinya berharap nasib nelayan di Indonesia bisa berubah mulai dari kepemilikan rumah yang layak huni, lingkungan yang bersih, kepemilikan kapal yang baik dan kemampuan permodalan yang memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengajuan Anggaran Perbaikan Jalan Rusak Parah Selalu Dicoret, Dedi Mulyadi Turun Tangan: Ya Sudahlah

Pengajuan Anggaran Perbaikan Jalan Rusak Parah Selalu Dicoret, Dedi Mulyadi Turun Tangan: Ya Sudahlah

Jabar | Selasa, 17 Januari 2023 | 17:02 WIB

'Disemprot' Pegawai saat Ngonten, Dedi Mulyadi Balik Ngamuk di Minimarket

'Disemprot' Pegawai saat Ngonten, Dedi Mulyadi Balik Ngamuk di Minimarket

Your Say | Jum'at, 06 Januari 2023 | 11:15 WIB

Satu Keluarga Menangis Ketakutan saat Dedi Mulyadi Ancam Seret Ayah Mereka ke Kantor Polisi

Satu Keluarga Menangis Ketakutan saat Dedi Mulyadi Ancam Seret Ayah Mereka ke Kantor Polisi

Jabar | Selasa, 03 Januari 2023 | 16:14 WIB

Dibantu Dedi Mulyadi Dapet Kerja, Yessy Duta Sertifikat Rumah Mulai Ketauan Bolos Lagi?

Dibantu Dedi Mulyadi Dapet Kerja, Yessy Duta Sertifikat Rumah Mulai Ketauan Bolos Lagi?

Lifestyle | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:18 WIB

Pantes Minta Mahar Sertifikat Rumah, Biaya Perawatan Kecantikan Yessy Bikin Melongo!

Pantes Minta Mahar Sertifikat Rumah, Biaya Perawatan Kecantikan Yessy Bikin Melongo!

Video | Minggu, 25 Desember 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Cristiano Ronaldo akan Jadi Pemain Pertama yang Tampil di 6 Edisi Piala Dunia

Cristiano Ronaldo akan Jadi Pemain Pertama yang Tampil di 6 Edisi Piala Dunia

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:24 WIB

Banjir Hadiah di Indogrosir Padalarang dan Sembako Gratis dari BRI!

Banjir Hadiah di Indogrosir Padalarang dan Sembako Gratis dari BRI!

Bri | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:21 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman

Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman

Bogor | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Kasus Dugaan Asusila Guncang PSHT Pontianak, Dua Remaja Disebut Jadi Korban

Kasus Dugaan Asusila Guncang PSHT Pontianak, Dua Remaja Disebut Jadi Korban

Kalbar | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:05 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Oknum TNI dan 2 Warga Sipil Ditangkap BNN di Bogor, Selundupkan 29 Kg Sabu Asal Aceh

Oknum TNI dan 2 Warga Sipil Ditangkap BNN di Bogor, Selundupkan 29 Kg Sabu Asal Aceh

Bogor | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:03 WIB

Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar

Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:00 WIB