Suara Sumatera - Aksi seorang paruh baya mandi lumpur demi mendapatkan gift dari penontonnya saat live di TikTok menyita perhatian publik.
Polisi lalu mendatangi lokasi mandi lumpur yang berada di Desa Setanngor, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Sultan Akhyar, sosok di balik konten itu mengaku hanya membantu warga di sana untuk mencari uang. Hal itu dikatakanya saat menjadi bintang tamu di salah satu stasiun TV.
"Kayak kemarin Kapolres datang ke rumah, ngunjungi lokasi kayak gimana. Setelah saya kasih tahu datang yang live satu kampung," katanya dalam unggahan video di akun YouTube Trans TV Official dilihat Kamis (19/1/2023).
Sultan mengatakan dirinya dan warga lainnya yang sering live dibawa ke polres untuk dimintai keterangan atau klarifikasi.
"Ditanya awalnya kayak gimana, diklarifikasi di sana, setelah itu bahwa tidak ada pemaksaan, cuma akting," ujar Sultan.
Sultan mengatakan, salah seorang warga yang ikut live berujar jika aktivitas seperti itu merupakan satu-satunya cara mendapatkan uang.
"Di sana juga kemarin kayak adalah kasihan sama yang diinterogasi, kalau melarang saya, saya dapat uang darimana?," ungkap Sultan menirukan ucapan warga.
Sultan Akhyar mengaku sebelumnya dia bekerja di travel bandara. Namun karena ada tunggakan atau utang, dirinya mencoba aplikasi TitTok dan menghasilkan uang.
Baca Juga: Polisi: Kasus Sekeluarga Keracunan di Bekasi Mengarah pada Pembunuhan Berencana
"Sebelumnya saya bekerja di travel Bandara Internasional Lombok. Setelah itu saya ditagih sama finance sampai nunggak lima bulan, berutang. Saya coba aplikasi TikTok, setelah itu akhirnya saya dapat uang pertamanya seratus, lima puluh. Oh rupanya bisa ditarik ke rekening gitu," katanya.