Suara Sumatera - Isu seputar Pilpres 2024 masih terus menggelinding. Di tengah masifnya pemberitaan tokoh-tokoh politik, juga beredar informasi hoaks seputar para kandidat.
Baru-baru ini, beredar kabar bahwa Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri resmi mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Wali Kota Surakarta Gibran, berpasangan maju di Pilpres mendatang.
Kabar tersebut dibagikan oleh akun Facebook bernama Gudang Rejeki pada 14 Januari 2023. Akun tersebut mengunggah video dengan narasi yang menyatakan bahwa Megawati telah mengusung pasangan Gibran-Ganjar sebagai capres dan cawapres 2024 mendatang.
"SAH, DUET MAUT GIBRAN-GANJAR. KEPUTUSAN MEGA BIKIN LAWAN POLITIK KETAR-KETIR" begitu narasi di thumbnail-nya.
Sedangkan narasi lainnya "SAH! MEGA USUNG GIBRAN-GANJAR 2024, KEPUTUSAN PDIP BIKIN LAWAN POLITIK KETAR-KETIR".
Benarkah klaim tersebut?
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com yang melansir dari Merdeka.com, di awal video tersebut menampilkan video Presiden Jokowi yang identik dengan video yang diunggah oleh channel youtube resmi KOMPASTV pada tanggal 26 November 2023 yang berjudul “Jokowi ke Relawan Soal Ciri Pemimpin: Lihat Rambutnya, Kalau Putih Semua Ini Mikir Rakyat!”
Selain potongan video Presiden Jokowi, video tersebut juga menampilkan beberapa potongan video Ganjar Pranowo dan juga beberapa video yang menampilkan kegiatan Gibran.
Thumbnail dalam video tersebut juga merupakan gambar yang telah diedit. Dalam thumbnail tersebut menampilkan Ganjar sedang menjabat tangan Gibran, terlihat juga gambar Megawati dan juga Puan Maharani.
Baca Juga: CEK FAKTA: Viral Prabowo Ungkap Kebenaran Tiko Keluarga Cendana, Benarkah?
Setelah ditelusuri, foto asli dari thumbnail tersebut adalah foto Ganjar yang sedang berjabat tangan dengan Presiden Jokowi yang diunggah oleh situs Antara Foto berjudul “PENYERAHAN DIPA DAN DAFTAR ALOKASI TRANSFER DAERAH” pada 14 November 2019.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Megawati usung Gibran-Ganjar maju Pilpres 2024 tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.