Suara Sumatera - Setelah lama menghilang, Ressa Herlambang kembali muncul dengan cerita baru. Penyanyi solo itu viral lagi saat menceritakan kisah hidupnya. Dia menyebut keluarganya bangkrut hingga mengalami kesulitan ekonomi.
Saat mendapat simpati netizen tentang perjuangan hidupnya yang sedang viral, Ressa Herlambang kini menghadapi masalah baru. Diam-diam, Ressa Herlambang dilaporkan seseorang ke polisi atas kasus dugaan penipuan.
Ressa Herlambang dilaporkan seorang perempuan bernama Cleopatra ke Polres Jakarta Utara pada Juni 2022 lalu. "Di kantor polisi, (total kerugian) Rp 69 juta," kata Cleopatra di kanal YouTube Seleb Cam, dikutip dari Suara.com, Jumat (17/2/2023).
Menurut Cleopatra, kerugian tersebut merupakan pembayaran lagu senilai Rp 50 juta dan sisanya dipinjam Ressa Herlambang untuk membeli iPhone.
"Rp 50 juta untuk satu lagu. Tapi setelah saya transfer, ada aja alasannya, sakit, karena waktu itu lagi zaman Covid-19, saya mengerti," ujar Cleopatra.
"Diundur, diundur, sampai sekarang kontraknya nggak ada," imbuhnya.
Atas dasar itulah Cleopatra membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Menurutnya, Ressa Herlambang sendiri yang meminta masalah itu diperkarakan. "Dia sendiri yang minta untuk dilaporkan ke polisi," ujar Cleopatra.
Selama kasus ini berjalan tujuh bulan, Ressa Herlambang telah tiga kali dipanggil polisi dan dua kali ia mangkir.
"Panggilan ketiga dia datang sebagai saksi, menandatangani surat kemampuan bayar, akhirnya setelah tandatangan surat itu, dia mangkir lagi," ucap Cleopatra.
Baca Juga: Ressa Herlambang Alasan Pinjam Uang untuk Pengobatan Ibu, Ternyata Dipakai Beli iPhone
Terakhir, Cleopatra mendengar kabar Ressa Herlambang akan dijemput paksa oleh polisi. "Saya dengar dari polisi katanya sudah ada surat jemput paksa," pungkasnya.