Suara Sumatera - Wali Kota Medan Bobby Nasution mundur dari panitia Formula E. Ayah Ketua Nahyan ini memilih fokus mengurusi Kota Medan.
"Kemarin diumumkan, namun saya memberi konfirmasi," kata Bobby kepada wartawan kemarin.
Bobby telah menyatakan penolakan dirinya masuk ke dalam daftar Steering Committee (SC) Formula E Jakarta 2023.
"Tugas saya di Medan masih banyak. Saya takut tidak mampu menjalankan tugas di SC Formula E. Saya mohon maaf. Saya belum bisa," ujarnya.
Bobby mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo yang sudah memasukkan namanya.
"Saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaan menunjuk saya menjadi Steering Comittee," ungkapnya.
Bobby mengaku sudah memberitahu langsung keengganannya menjadi panitia Formula E kepada Bambang Soesatyo.
"Mohon maaf kepada Pak Bamsoet karena tugas saya masih banyak. Saya bilang kalau boleh saya bertugas full dahulu di Medan. Kalau berkenan tidak dimasukkan ke SC di Formula E," jelas Bobby.
Setelah menjelaskan dasar penolakan namanya masuk ke SC Formula E Jakarta, kata Bobby, Bamsoet akhirnya menerima alasan tersebut.
Baca Juga: Selain Flu Burung, Berikut 3 Penyakit yang Bisa Ditularkan Unggas
"Kemarin Pak Bamsoet mendukung tugas saya sebagai wali kota. Pak Bamsoet langsung menyampaikan kalau saya tidak ada di SC Formula E," kata Bobby.
Diketahui, Bambang Soesatyo merilis daftar nama yang akan mengisi SC Formula E Jakarta 2023, seperti Bobby Nasution, Prasetyo Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI Jakarta), Ahmad Syahroni (anggota DPR), Ricardo Galael (pembalap, Tinton Soeprapto (tokoh otomotif), dan Anondo Eko (Ketua IMI DKI).
Sedangkan untuk ketua dan wakil organizing committee diisi nama Ananda Mikola dan Akbar Himawan Buchari.