Sikap Tegas Habib Rizieq Soal Perbedaan Hari Raya Idul Fitri, Singgung Cebong Kampret

Suara Sumatera Suara.Com
Kamis, 20 April 2023 | 13:57 WIB
Sikap Tegas Habib Rizieq Soal Perbedaan Hari Raya Idul Fitri, Singgung Cebong Kampret
Ilustrasi Habib Rizieq Shihab. Sikap Habib Rizieq soal perbedaan Hari Raya Idul Fitri. (Bidik layar/Yaumal)

Suara Sumatera - Habib Rizieq Shihab ikut angkat bicara terkait adanya perbedaan perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Habib Rizieq meminta masyarakat jangan panik dan bingung di tengah perbedaan perayaan Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.

Menurut Habib Rizieq, masyarakat harus belajar menikmati perbedaan pendapat dalam penentuan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri.

"Belajarlah lapangkan dada kita, belajarlah untuk bisa menghormati saudara-saudara kita yang berbeda dengan kita selama mereka punya dalil yang bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sok merasa benar sendiri," ujar Habib Rizieq dikutip dari Youtube Islamic Brotherhood Television | IBTV.

Menurut Habib Rizieq adanya perbedaan Hari Raya Idul Fitri bukan karena perbedaan metode antara hisab dan rukyat.

"Perbedaannya bukan hisab dan rukyat tapi menyangkut kriteria. kadang-kadang sesama hisab juga beda. Dari segi derajat berbeda dalam beberapa sistem hitung falak," ujar dia.

Habib Rizieq mengatakan, bagi yang menggunakan metode hisab, belum tentu semuanya lebaran Jumat. Ada yang pakai hisab lebarannya tetap Sabtu kata Habib Rizieq.

Begitu pun dengan yang menggunaan metode rukyat menurut Habib Rizieq bisa berbeda.

"Walau sama-sama melihat bulan belum juga dipakai penglihatannya. Kalau besok (hari ini) masyarakat ada yang lihat bulan terus pemerintah ga nerima jangan kaget. Karena pemerintah menetapkan syarat 3 derajat," ujar dia.

Baca Juga: Lepas Keberangkatan Kapal Mudik Gratis, Gubernur Khofifah: Salam Buat Keluarga di Rumah

Karena Habib Rizieq mengimbau masyarakat awam yang tidak mengerti hisab, rukyat, dan falak sebaiknya mengikuti saja pengumuman pemerintah.

"Tapi bagi yang ngerti hisab dia punya hak mengikuti hisab. Bagi yang paham rukyat,dia punya hak untuk mengikuti rukyatnya. Ga boleh diganggu siapapun termasuk pemerintah," tegasnya.

Kepada jamaah, pengurus, simpatisan Front Persaudaraan Islam, Habib Rizieq menyarankan, jika Kamis malam melihat bulan, silakan tidak berpuasa di hari Jumat karena hari Jumat jatuhnya sudah hari raya.

"Tapi kalau pemerintah umumkan Sabtu, kita buka puasa Jumat, lebarannya tetap Sabtu. Takbirannya malam Sabtu, salat Id hari Sabtu, lebaran ramai-ramai hari sabtu jadi masyarakat ga bingung," ujar dia.

Sementara bagi umat masyarakat luas, Habib Rizieq kembali menyarankan agar ikuti saja pemerintah.

"Jangan nanti ada yang protes Habib gimana nih pemerintahnya cebong? Ga usah cerita cebong kampret cebong kampret saudara. Ini kita cerita soal ibadah, siapapun itu pemerintah dia punya kewajiban untuk ikut mengumumkan, memberitahu masyarakat tentang posisi hilal yang ada," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI