Suara Sumatera - Ibadah umrah yang dilaksanakan Isa Zega di tanah suci Mekkah menuai kontroversi. Pasalnya Isa Zega yang merupakan transgender berada dalam rombongan perempuan.
Sejumlah netizen menyatakan tak pantas Isa Zega berada di rombongan perempuan di tanah suci Mekkah karena menyalahi kodrat.
Mengetahui dirinya jadi perbincangan di media sosial, Isa Zega memberikan tanggapan. Menurutnya urusan gender tak penting karena sibuk ibadah.
"Di negeri Konoha (Indonesia) sibuk dengan urusan gender dan shaf salat laki-laki dan perempuan, di sini orang-orang sibuk dengan salat. Saking susahnya mereka dapat tempat, laki-laki dan perempuan bersebelahan enggak apa-apa," tulis Isa Zega dikutip dari unggahannya, Kamis (20/4/2023).
Ia lalu memberikan sindiran ke orang-orang yang menghujatnya agar mencari uang yang banyak supaya bisa umrah ke tanah suci.
"Eh kalian yang di negeri Konoha, mending ke sini biar mata kalian terbuka lebar. Cari duit gih biar bisa main ke sini, serta perbanyak doa di sana biar dipanggil Allah bisa ke sini," kata dia.
Isa Zega mengatakan, Allah Maha Segalanya sedangkan orang-orang yang menghujatnya juga belum tentu luput dari dosa.
"Hai kalian orang-orang Konoha yang sok suci, Allah itu Maha segala-galanya, kalian hanya seonggok manusia yang banyak dosa, jadi jangan suka bilang eh dia dosa, kasian yang lain batal wudhu bla bla bla, kalian jangan sok tahu," imbuhnya.
Isa Zega kembali menegaskan dirinya adalah seorang perempuan.
Baca Juga: 7 Hal yang Perlu Diajarkan Anak saat Menerima Tunjangan Hari Raya (THR)
"Mami ini perempuan. Lagian kalian sibuk amat sama gender orang, di sini aja enggak heboh, kok kalian yang heboh, kenapa? Kepanasan lihat story dan postingan Mami?" ucap Isa Zega.
Dalam video yang dibagikan Isa Zega, sejumlah laki-laki dan perempuan memang terlihat beribadah dengan shaf tak beraturan. Namun tetap ada jarak antara shaf mereka, bukan tepat bersebelahan seperti yang dimaksud Isa.