Suara Sumatera - Artis Tio Pakusadewo belakangan blak-blakang mengenai situasi penjara di Indonesia. Dia pun menyebutkan jika di penjara muncul diskotik dadakan yang hanya memiliki anggota khusus.
Tio Pakusadewo juga membenarkan tempat hiburan tersebut dibuka setiap malam jumat. Berbagai transaksi bisa dibeli. Bahkan, ada praktik bilik cinta hingga jual beli miras serta narkoba di dalam rumah tahanan.
Pesta malam biasanya dilakukan di kamar tahanan seorang kepala suku yang paling top. "Dulu, ada disko tiap malam Jumat di sebuah kamar yang udah dikhususkan untuk pesta itu. Tapi, nggak semua orang bisa masuk situ. Cuman undangan-undangan khusus, biasanya yang KS KS (kepala suku) gitu lah," kata Tio Pakusadewo.
Bahkan, Tio pun mengaku pernah merasakan pesta tersebut. Selain itu, ada pula pesta-pesta kecil tanpa DJ untuk orang-orang di bawah kepala suku atau tidak ikut diundang dalam pesta besar tersebut.
Selain diskotik, Tio Pakusadewo bilang ada pula pabrik narkoba jenis tembakau sintetis di dalam penjara.
"Cuman semua ada, even pabriknya (narkoba) pun ada di dalam. Tapi, bukan pabrik yang bener-bener pabrik dibikin walaupun ada juga yang begitu kayak pabrik sinte (tembakau sintetis) dengan pabrik berada ada di dalam," jelasnya.
"Vape yang ada kandungan ganjanya, jadi pabrik atau otaknya itu ada di dalam. Jadi, ada satu anak itu yang tiap malam berhadapan dengan handphone berapa biji gitu. Pabriknya di luar, dia yang ngatur (komposisinya) dari dalam," akunya lagi