Pedagang itu menyebut akan mendapat kiriman bal kembali dan akan mentransfer uang yang telah dikirim korban jika barang tidak ada. Lantaran tidak mendapat kepastian, korban meminta ditransfer, tetapi pedagang itu menjanjikan hari lainnya akan ditransfer.
"Pada 16 April 2023 jam 05.25 WIB subuh kita menanyakan kabar soal ball, tapi tidak ada balasan. Jam 11.00 WIB A bilang barang sudah ada, dia bilang barang harus di amankan terlebih dahulu. Kita masih belum diberi kepastian kapan barang akan siap diambil," jelasnya.
Korban mengaku tidak mendapati kepastian kapan barang yang telah dibayar akan dikirim. Namun, pedagang itu menolak dan mengata-ngatai korban di telepon serta mengancamnya dan menyuruh datang ke pasar.
Setelah tidak ada kepastian dan mendapat arahan dari pihak kepolisian, akhirnya korban memberanikan diri mendatangi pedagang itu. Namun, pedagang itu malah mengacung-ngacungkan senjata tajam kepada korban.