Suara Sumatera - Beredar klaim yang menyatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga bakal calon presiden 2024 menyerahkan berkas pengunduran dirinya dari PDI Perjuangan.
Dalam narasinya, Ganjar Pranowo melakukan hal tersebut karena terlibat dalam kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik.
Informasi tersebut disebarkan sebuah kanal YouTube dengan narasi di bawah ini:
“Seluruh Berkas Di Serahkan Ke Megawati! Ganjar Resmi Keluar Dari Pd1 Gara2 Kasus Besar Ini!!“
Lantas benarkah klaim yang menyebut Ganjar Pranowo resmi mundur dari PDIP gegara terlibat korupsi e-KTP?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tidak ada informasi valid yang menjelaskan tentang pengunduran Ganjar dari partai yang mengusungnya sebagai Calon Presiden tersebut.
Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel yang diunggah RMOL dengan judul “Dugaan Keterlibatan Ganjar di Kasus KTP-el Kembali Muncul, Ganjalan Megawati Mengusung di Pilpres.”
Dalam artikel yang diunggah pada 25 Maret 2023 tersebut menjelaskan tentang beredarnya daftar nama-nama politisi yang diduga menerima aliran kasus korupsi KTP Elektronik, termasuk ada nama Ganjar Pranowo.
Dalam artikel RMOL yang lain, disebutkan bahwa daftar nama tersebut beredar melalui pesan Whatsapp. Daftar nama ini tersaji dalam bentuk infografis yang dibuat pada tahun 2017 dan pernah beredar sebelumnya.
Baca Juga: Ribut dengan Ibunya Sendiri, Loly Putri Nikita Mirzani: Aku Masih Sayang Ibu...
Hingga saat ini, tidak ada informasi pengunduran diri Ganjar dari media yang kredibel atau informasi resmi dari PDIP.
KESIMPULAN
Dari keterangan di atas, tidak ada informasi mundurnya Ganjar Pranowo dari PDIP dalam video tersebut.
Narasi dalam video rupanya menjelaskan mengenai dugaan keterlibatan Ganjar dalam kasus korupsi KTP Elektronik yang sebelumnya pernah beredar.
Dengan demikian, video narasi Ganjar Pranowo mundur dari PDIP gara-gara terlibat kasus korupsi e-KTP adalah hoaks dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.