Suara Sumatera - Sebuah unggahan memuat narasi Bawaslu menciduk Ganjar Pranowo, bakal calon presiden yang diusung PDIP karena membagikan sembako saat kunjungan kerja.
Video tersebut diunggah oleh kanal YouTube. Dalam video disebut Ganjar sudah memulai kampanye terlebih dahulu sebelum jadwal resmi dari KPU.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
"GEMPAR !! B4WASLU CIDUK GANJAR BAGI-BAGI SEMBAKO DI SAAT KUNJUNGAN KERJA || BERITA TERBARU"
Benarkah Ganjar diciduk Bawaslu karena bagikan sembako saat kunjungan kerja?
Melansir dari Antaranews, Kamis (15/6/2023), unggahan Bawaslu menciduk Ganjar karena membagikan sembako saat kunjungan kerja adalah hoaks. Faktanya, isi video tidak sesuai dengan narasi judul. (YouTube)
Berdasarkan penelusuran, thumbnail dalam video tersebut serupa dengan unggahan berita pada laman Detik yang berjudul "Bagi-bagi Sembako, Relawan Ganjar Galang Dukungan di Jawa Barat".
Dalam unggahan tersebut, relawan Sahabat Ganjar menggalang dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 dengan mengunjungi beberapa kota-kabupaten di Jawa Barat pada Minggu 13 Maret 2022. Selain itu, tidak dijelaskan kehadiran Ganjar dalam isi berita tersebut. Jadi, foto Ganjar dalam acara pembagian sembako tersebut merupakan editan.
Narator hanya membacakan berita CNN yang berjudul "Survei LSI Denny JA: Prabowo Unggul Tipis dari Ganjar, Anies Ketiga", yang menjelaskan hasil survei LSI Denny JA mencatat elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto unggul dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Baca Juga: Maaf Palestina! Indonesia saat Ini Bukanlah Tim yang Kalian Kalahkan Dulu
Dengan demikian, unggahan video yang menyatakan Ganjar diciduk Bawaslu karena membagikan sembako saat kunjungan kerja merupakan keliru.