Suara Sumatera - Video viral Wali Kota Medan Bobby Nasution dinarasikan meminta agar bendera kuning diduga milik Golkar untuk dicabut ternyata hoaks.
Hal ini disampaikan Golkar Sumut lewat unggahan di akun Instagram @golkarsumut seperti dilihat pada Minggu (18/6/2023).
"Menurut video yang beredar terlihat bendera warna kuning yang dicabut oleh petugas penertiban kota Medan. Apakah benar bendera yang dicabut milik Partai Golkar? Kita cek faktanya yuk," penjelasan dalam video.
Setelah dicek ternyat itu video lama yang sudah pernah beredar pada 2 Maret 2022 di akun Instagram @walikotakeren.
"Selain itu bendera yang dicabut belum dapat dipastikan milik Golkar karena dalam video tidak ada memperlihatkan logo partai Golkar," ungkapnya.
Fakta selanjutnya video tersebut gabungan dari dua video yang berbeda dan tidak ada korelasinya, sehingga bisa dikatakan hoaks atau belum jelas kepastiannya.
"Penyebaran informasi hoax itu sangat berbahaya. Maka dari itu, sebagai masyarakat harus lebih selektif dalam menyaring informasi," tulis narasi dalam unggahan.
Diberitakan, video yang memperlihatkan pencabutan bendera kuning dan membiarkan bendera merah viral di media sosial. Dalam video terlihat bendera kuning yang terpasang dicabut oleh sejumlah orang.
Dalam video juga terlihat Wali Kota Medan Bobby Nasution berada dalam mobil melihat proses pencabutan bendera tersebut. Pengunggah video seolah ingin menunjukkan adanya 'pilih kasih' dengan membandingkan bendera warna merah yang tidak dicabut.
Baca Juga: Persis Solo Akui Keunggulan Jeonbuk Hyundai Motors 1-2 di Laga Uji Coba
Dalam narasinya pengunggah video menyebutkan pencabutan bendera kuning terjadi di seputaran Jalan Sudirman, Medan dengan alasan estetika.
"Warga Medan pun bertanya-tanya, apakah Bobby Nasution pilih kasih," tulis narasi @medanheadlines.news dikutip Senin (12/6/2023).