Suara Sumatera - Pemilik Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang tengah menjadi sorotan lantaran ajarannya yang dinilai sesat dan menuai kontroversi.
Panji Gumilang sepertinya menghadapi proses hukum. Seiring dengan itu, beredar kabar Menkopolhukam Mahfud MD mengerahkan 7.000 anggota TNI untuk menggeledah Al Zaytun.
Informasi Pondok Pesantren Al Zaytun digeledah dibagikan sebuah kanal YouTube bernama Suara Politik pada 21 Juni 2023 lalu.
“BREAKING NEWS ! MAHFUD MD TURUN TANGAN SEDNIRI, 7000 PERSONEL TNI GELEDAH PAKSA PONPES PANJI GUMILANG” demikian narasi yang disampaikan, dikutip Selasa (27/6/2023).
Lantas benarkah Mahfud MD kerahkan ribuan anggota TNI untuk menggeledah Al Zaytun?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, tidak ada informasi valid terkait narasi yang disampaikan pengunggah.
Faktanya, judul tersebut tidak sesuai dengan isi dari video yang diunggah. Video yang berdurasi 10 menit 5 detik itu tidak membahas 7.000 personel TNI yang diarahkan untuk menggeledah Pondok Pesantren milik Panji Gumilang.
Unggahan tersebut menarasikan artikel milik Yohanes A Kopong Corebima berjudul “Mahfud MD Turun Tangan, Dedengkot Al Zaytun Panji Gumilang Langsung Diulti: Kau Berurusan dengan Saya!!” yang diunggah pada laman Populis.id pada 23 Juni 2023.
Artikel ini membahas tentang respon Mahfud MD terhadap isu yang ada di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Baca Juga: Jalani Sidang Perdana Pakai Batik, Johnny G Plate Didakwa Terima Rp 17,8 M di Kasus Korupsi BTS
Mahfud MD menyatakan bahwa timnya sedang mempelajari kasus tersebut agar tidak salah langkah dalam menanganinya.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim video yang dibagikan kanal YouTube bernama Suara Politik merupakan kabar hoaks dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.