Suara Sumatera - Dewi Perssik menyerang Ketua RT di tempat tingggalnya. Semua gara-gara sang RT tak mau menerima hewan kurban sang biduan di kawasan rumahnya, di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Pedangdut senior itu juga mengklarifikasi ucapannya yang menyinggung nama Capres Partai Nasdem, Anies Baswedan. Dia mengaku sama sekali tidak mau menyudutkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
“Enggak ada saya menyudutkan beliau yang memang kebetulan bertetangga dengan beliau dan kebetulan beliau RT-nya. Kebetulan di rumah saya terpampang baliho Anies Baswedan,” ujarnya dalam video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram, dikutip dari Matamata.com, Jumat (30/6/2023).
Mantan istri Aldi Taher, Saipul Jamil, dan Angga Wijaya ini sama sekali tidak ingin membawa masalahnya ke ranah politik. Dewi Perssik juga mengaku tidak mengerti soal politik.
Sang biduan dangdut juga memastikan tidak menyebut nama Ganjar Pranowo. Tapi dia mengaku kalau belakangan ini sering tampil di acara Ganjar dan menjadi anggota Sahabat Ganjar.
“Jadi enggak ada unsur politik, saya enggak ngerti politik-politikan, dan enggak ada sebut nama Pak Ganjar. Tapi kalau saya sering nyanyi di acara Pak Ganjar, iya. Kalau saya Sahabat Ganjar, iya,” papar dia.
“Enggak ngerti politik-politikan gitu, yang saya tahu saya memberikan sebagian harta saya kepada yang enggak mampu. Jadi saya enggak ngerti-ngerti politik,” tegasnya.
Sebelumnya, Dewi Perssik mengalami hal yang kurang menyenangkan jelang perayaan hari raya Idul Adha di tahun ini. Dia mengaku hewan kurbannya ditolak oleh Pak RT tempat dia tinggal.
Hal tersebut diungkap melalui Instagram pribadinya. Dalam live video yang kemudian di unggah di Instagram pribadinya, Dewi Perssik menulis caption bahwa sapinya tidak diterima oleh RT setempat.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Bertemu di Mekah, Yusuf Mansur: Begitu Damai