Suara Sumatera - Binaragawan Justyn Vicky meninggal dunia usai berolahraga mengangkat barbel seberat 210 kilogram di The Paradise Gym, Denpasar, Bali.
Polsek Denpasar Selatan tengah mengusut kasus kecelakaan menyebabkan tewasnya pria yang memiliki nama asli Herman Fausi berolahraga tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Iptu Guruh Firmansyah meski korban telah dimakamkan pihak keluarga, tapi pihak kepolisian masih melakukan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab tewasnya sang influencer kebugaran asal Jember itu.
"Terkait dengan binaragawan ini sudah kami lakukan penyelidikan, untuk sementara kami masih pada tahap pemeriksaan (saksi). Untuk sementara sudah kami periksa tiga orang," ungkap Kapolsek dikutip dari Antara, Rabu (26/7/2023).
Polisi hingga kini memeriksa tiga saksi di antaranya dari manajemen dan pegawai The Paradise Bali Gym yang terletak di Jalan Danau Tamblingan, Denpasar.
Namun, Firmansyah pun belum dapat menjelaskan secara detail kronologi kejadian yang menimpa binaragawan tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan.
"Saya belum menyimpulkan terkait dengan hal itu (kronologi kejadian), nanti setelah rampung semua akan kami sampaikan," terang dia.
Iptu Firmansyah pun belum dapat menyimpulkan penyebab kematian atlet binaraga berusia 34 tahun itu secara pasti.
Menurutnya, pihaknya sementara bekerja dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi, olah tempat kejadian perkara dan melakukan analisis dengan berbagai pihak agar dapat menjelaskan secara detail terkait kematian sang binaragawan.
Firmansyah juga belum dapat memberikan keterangan terkait adanya dugaan kesengajaan dalam kasus tewasnya sang influencer kebugaran tersebut.
"Itu (dugaan kesengajaan) kami belum tahu. Setelah proses semua rampung baru kami jelaskan. Ini kan masih tahap penyelidikan," tegasnya.
Firmansyah menjelaskan pertama kali pihaknya mendapatkan informasi pada Minggu (15/7/2023), sebelum peristiwa tersebut viral di media sosial.
Dia menyebut saat itu pihaknya langsung bergerak ke TKP setelah mendapatkan informasi tentang kecelakaan tersebut.
Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian hanya membenarkan bahwa kejadian tersebut benar terjadi di sebuah tempat gym di wilayah hukum Polsek Denpasar Selatan yang mengakibatkan seorang binaragawan meninggal dunia.
Dari informasi yang dihimpun, korban Justyn Vicky memang sering berolahraga di tempat itu, bahkan menjadi instruktur di tempat itu.
Saat ini, unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan masih mencari perekam video tersebut untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, video Justyn Vicky mengangkat beban 210 kilogram beredar luas di media sosial. Dalam potongan video yang terekam kamera seorang yang tak jauh dari sang binaragawan, terlihat Vicky mengangkat beban dengan gerakan squat-press dan dibantu oleh seorang di belakangnya.
Namun, tak berselang lama terlihat Vicky tak mampu mengangkat beban sehingga barbel tersebut menimpa bagian belakang lehernya.
Seseorang yang berada di belakangnya pun tak mampu mengangkat beban tersebut hingga akhirnya menimbulkan kecelakaan serius pada sang binaragawan.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami patah pada tulang leher dan cedera serius pada saraf pusat. Beberapa saat setelah kejadian itu Vicky dikabarkan meninggal dunia. (Antara)