Farel Aditya Dituding Playing Victim, Ini Ciri-cirinya

Suara Sumatera Suara.Com
Selasa, 15 Agustus 2023 | 13:28 WIB
Farel Aditya Dituding Playing Victim, Ini Ciri-cirinya
Ilustrasi Richard Lee dan Farel Aditya. (Instagram/@dr.richard_lee - @farel.aditya18)

Suara Sumatera - Nama Farel Aditya masih digunjing netizen. Tiktokers asal Medan itu menyebut dokter Richard Lee meminta ganti rugi sebesar Rp 40 juta. Uang tersebut merupakan jumlah yang digelontorkan dokter Richard untuk biaya Farel sampai masuk sekolah favorit, namun ia justri memilih berhenti.

Bukannya dibela, Farel Aditya justru dinilai melakukan playing victim atau berperan seolah menjadi korban, padahal dia yang bersalah.

Apa Itu Playing Victim?

Playing victim atau berperan sebagai korban adalah ketika seseorang dengan sengaja atau tidak sadar berperilaku seolah-olah mereka merupakan korban dalam situasi tertentu.

Mereka mungkin secara berlebihan menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki kontrol atas keadaan atau tanggung jawab atas tindakan mereka sendiri.

Orang yang suka playing victim sering kali menggunakan sikap ini untuk menghindari akibat dari tindakan mereka. Bisa juga demi mendapatkan perhatian dan simpati dari orang lain.

Mereka mungkin mengabaikan bagian tanggung jawab mereka dalam masalah dan cenderung menyalahkan orang atau faktor eksternal sebagai penyebab utama masalah yang mereka hadapi.

Meskipun beberapa situasi memang melibatkan korban nyata, playing victim tetap tidak bisa dibiarkan. Ini karena mereka seolah-olah menyalahkan orang lain atas kesalahannya.

Berikut contoh aksi playing victim.

Baca Juga: Richard Lee Emosi Lihat Farel Aditya Kedapatan Merokok: Gue yang Malu

1. Lari dari tanggung jawab

Seseorang terus-menerus menghindari tanggung jawab atas tindakan atau keputusan mereka dengan alasan bahwa mereka tidak tahu atau tidak ada pilihan lain.

Mereka mungkin mengatakan, "Aku tidak punya pilihan lain, jadi aku harus melakukan ini."

2. Mengeluh terus-menerus

Seseorang selalu merasa bahwa hidup mereka tidak adil dan secara terus-menerus mengeluh tentang bagaimana segala hal buruk selalu terjadi padanya.

Mereka mungkin berkata, "Semua orang selalu berusaha menjatuhkanku."

3. Menyalahkan orang lain

Seseorang selalu menyalahkan orang lain atau situasi eksternal atas kesulitan atau masalah yang mereka hadapi

Mereka mungkin berbicara, "Semua ini terjadi karena mereka sengaja ingin merugikanku."

4. Mencari perhatian dan simpati

Mereka bisa saja sengaja mengekspos masalah mereka kepada orang lain untuk mendapatkan perhatian dan simpati.

Mereka yang suka playing victim mungkin berkata, "Lihatlah apa yang terjadi padaku, hidupku begitu sulit."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI