Suara Sumatera - Sebuah informasi menyebutkan jika FIFA tengah mengambil langkah tegas guna menjaga reputasi piala AFF U-23. Salah satunya dengan menggantikan wasit saat timnas Indonesia berlaga kontra Thailand.
Informasi ini sepertinya tidak berdasarkan faktanya. Informasi dibagikan ulang oleh akun YouTube Timnas Harapan TV. Dalam akun YouTube tersebut disebutkan jika FIFA mengganti wasit yang sebelumnya sempat kontroversi di laga-laga timnas Indonesia.
Akun ini mengungkapkan di narasi judulnya yang menyebutkan jika FIFA berusaha memantau saat Indonesia bertemu laga penentuan bersama Thailand, di semi final.
Saat pertandingan tersebut, FIFA ingin memantau langsung bagaimana independensi hakim tersebut. Sehingga akan dipakai wasit lokal, disebutkan jika akan lebih adil pada timnas Indonesia.
Lalu apakah benat, FIFA akan mengganti wasit lokal saat timnas berlaga dengan Thailand?
CEK FAKTA:
Dalam video dengan durasi yang hanya 4 menit tersebut, dimulai dengan menjelaskan bagaimana FIFA mendapatkan laporan mengenai wasit pada laga terakhir, Indonesia kontra Timor Leste.
Lalu, disebutkan jika FIFA akan mengganti wasit saat pertandingan tersebut menjadi wasit lokal. Sayangnya sampai dengan akhir video tersebut, tidak ada informasi kredibel yang mengungkapkan jika FIFA mengganti wasit lokal demi timnas Indonesia.
Dengan tidak adanya informasi yang dibagikan seperti halnya pada judul, maka informasi yang dibagikan masuk dalam katagori, berita hoaks alias bohong.
Baca Juga: Imbas Kasus Lagu Cinderella, Anak-Anak Band Radja Dibully: Bapak Kamu Maling?
PENJELASAN:
Dalam video itu narator menjelaskan bagaiman sejarah Piala AFF, disebutkan jika AFF ialah ajang guna meningkatkan kualitas pertandingan di Asia Tenggara.
Piala AFF juga dijelaskan jika ajang unjuk kebolehan skil pemain. Namun sampai akhir video tidak memperlihatkan bagaimana ada kebijakan adanya Piala AFF digantikan oleh wasit-wasit lokal, Indonesia.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].