Suara Sumatera - Ajang Miss Universe Indonesia 2023 menjadi polemik setelah sejumlah finalis mengaku mengalami pelecehan seksual.
Pada sesi pengecekan badan, para finalis Miss Universe Indonesia 2023 mengaku dipaksa telanjang lalu difoto oleh oknum panitia penyelenggara.
Menanggapi hal ini, Runner Up ke-3 Miss Universe Indonesia 2023 Angela Lillo membuat pernyataan berbeda dengan para finalis korban pelecehan seksual.
Angela mengaku tidak pernah mengalami pelecehan seksual selama 14 hari karantina di ajang Miss Universe Indonesia 2023.
"Saya tegaskan bahwa saya bukan korban pelecehan seksual. Pelecehan adalah hal yang saya tentang keras. Jika hal ini terjadi pada orang lain, saya sungguh menyayangkannya dan bersimpati mendalam kepada yang mengalaminya," tegas melalui Insta Story.
Karena itu Angela merasa beredarnya pemberitaan mengenai pelecehan di ajang Miss Universe Indonesia 2023 telah menghancurkan reputasi yang telah ia bangun susah payah.
"Beredar pemberitaan tentang pelecehan seksual dalam proses seleksi MUID merusak reputasi yang telah saya bangun dengan kerja keras dan dukungan orang-orang terkasih," ungkap Angela Lillo.
Menurut dia, saat bootcamp selama 14 hari, para finalis menjalaninya dengan riang gembira dan melalui tahapan demi tahapan dengan memberikan yang terbaik.
"Bootcamp selama 14 hari yang dijalani para finalis dengan riang gembira dan upaya untuk melakukan yang terbaik hari demi hari. Berjuang sebelum masuk karantina dan melewati tahapan demi tahapan hingga Grand final selesai, seolah tak bermakna," jelasnya.
Baca Juga: Ngaku Polisi, Perampok di Taput Diciduk dan Terancam 9 Tahun Penjara
Karena merasa dirugikan atas pemberitaan negatif di ajang Miss Universe Indonesia 2023, Angela akan terus menyuarakan kebenaran.
"Sebagai pihak yang sangat dirugikan atas pemberitaan ini saya dan keluarga akan terus menyuarakan kebenaran dan keadilan kepada pihak berwajib dan penegak hukum," tuturnya.