Suara Sumatera - Anak Medan memiliki sejumlah bahasa gaul yang kerap dipakai saat berinteraksi atau bergaul antar sesama anak Medan.
Bahasa gaul khas anak Medan ini terdengar unik bagi yang tidak biasa mendengarnya, seperti kata cem, balen, mana aci angek, cak ko apakan itu dan lainnya.
Selain istilah itu, bahasa gaul anak Medan juga terdiri dari singkatan kata, seperti OTW yang merupakan singkatan on the way (sedang dalam perjalanan) yang populer di Indonesia.
Di Kota Medan, ada beberapa singkatan bahasa yang memiliki arti lucu, unik dan menggelitik. Berikut kumpulan singkatan Bahasa Medan:
- Anjelo: antar jemput lonte
- Amsterdam: Amplas masuk dalam
- ABCD: Abri bukan cepak doang
- B1: daging anjing
- B2: daging babi
- Bacrit: banyak cerita, banyak omong
- Barges: barang gesek, perempuan nakal
- Beti: beda tipis
- BMM: bayar masing-masing
- BMW: becak mesin warisan
- BPK: babi panggang karo
- CK: cari kawan
- Caper: cari perhatian
- Gerot: geger otak
- Gosah: gak usah, tidak usah
- Jabir: panjang bibir, suka menyampaikan pembicaraan
- Jamal mirdat: jaga malam mirip bodat
- Jamaludin: jaga malam udara dingin
- Jamila: jatuh miskin lagi
- JJS: jalan-jalan sore
- Kaperlek: kapan perlu pakek
- Kibus: kaki busuk, mata-mata
- Kiyam: kaki ayam
- Kolding: kolak dingin
- Koncet: kata untuk mengumpat, mencaci, atau memaki
- Kosbar: kosong barang
- Koslap: kosong lapan, maling, pencuri
- Kunap: kuat napsu, kuat nafsu
- Limpul: lima puluh
- Mustapa: muka seram tapi paok
- Modus: modal dusta
- Patima: payah tidur malam
- Udin: udara dingin
- Pewe: posisi enak
Demikian kumpulan singkatan bahasa anak Medan yang wajib diketahui saat gaul sama anak Medan.