sumatera

Akal Bulus Pengelola Panti Asuhan di Medan Eksploitasi Anak, Jual Kesedihan untuk Raup Cuan Lewat TikTok

Suara Sumatera Suara.Com
Kamis, 21 September 2023 | 14:52 WIB
Akal Bulus Pengelola Panti Asuhan di Medan Eksploitasi Anak, Jual Kesedihan untuk Raup Cuan Lewat TikTok
Pengelola panti asuhan yang viral eksploitasi anak di Medan saat ditangkap polisi. (Suara.com)

Suara Sumatera - Seorang pengelola Panti Asuhan Yayasan Tunas Kasih Olayama Raya di Jalan Pelita, Medan, ditangkap polisi.  Pria berinisial ZZ ini diduga melakukan eksploitasi anak panti asuhan itu lewat akun TikTok demi mendapatkan donasi. 

Donasi yang terkumpul digunakan untuk keperluan pribadinya. Dalam sebulan ZZ memperoleh keuntungan berkisar Rp 20 juta hingga Rp 50 juta.

Aksi ZZ terungkap saat video bernarasi pengurus panti asuhan memberi makan bubur ke seorang bayi viral di media sosial (medsos). 

Pihak kepolisian kemudian turun tangan dan mengecek hal tersebut. Hasilnya polisi menangkap ZZ pada Selasa 19 September 2023. 

"Kita mengamankan seorang laki-laki inisial ZZ mengelola sebuah panti asuhah di wilayah Medan Perjuangan," katanya melansir suarasumut.id, Kamis (21/9/2023).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda memberikan keterangan terkait pengelola panti asuhan eksploitasi anak. [Suara.com]
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda memberikan keterangan terkait pengelola panti asuhan eksploitasi anak. (sumber: Suara.com)

Valentino mengatakan total ada 26 orang yang diasuh ZZ. Diantaranya empat orang masih bayi atau balita dan sisanya ada yang SD hingga SMP. 

ZZ mulai menjalankan aksinya awal tahun 2023. Dirinya mengunggah video anak panti asuhan yang menampilkan kesedihan demi mendapat gift atau saweran dari warganet. 

"Donasi berdatangan, tidak ada hanya dari Indonesia tapi juga dari luar negeri," ungkapnya. 

"ZZ mendapatkan keuntungan untuk pribadi, kita duga keuntungannya perbulan bisa mencapai Rp 20 sampai dengan Rp 50 juta," sambung Valentino. 

Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto Ketemu Peneliti IPB, Sampaikan Keinginan Megawati Soal Ini

Dari 26 anak yang berada di panti, kata Valentiono, 20 di antaranya dititipkan ke Sentra Bahagia Kementerian Sosial. Lalu dua anak dikembalikan orangtuanya dan empat anak lainnya diserahkan Dinas Sosial Deli Serdang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengaku, pihaknya masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait modus pengelola panti asuhan itu. Begitu juga dengan istri ZZ yang ikut mengelola masih didalami.

Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin mengatakan bahwa panti asuhan tersebut tidak memiliki izin. 

"Izinnya gak ada," cetusnya. 

Khoiruddin mengaku pihaknya akan membentuk tim Satgas yang menyasar panti asuhan ilegal di Medan.

"Dalam waktu dekat akan bentuk Tim Satgas dari Dinas Sosial, kepolisian dan Satpol PP," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI