Suara Sumatera - Bia sekolah sepak bola Diego Andres dan Lionel Nathan di Prancis ternyata tidak murah. Angkanya nyaris menembus Rp 1 miliar per tahun.
Hal itu diungkap ayah kedua pesepak bola muda itu, Darius Sinathrya saat bincang-bincang dengan Raffi Ahmad di kanal YouTube Rans Entertainment tahun lalu.
Raffi Ahmad mencoba menebak biaya sekolah sepak bola yang diikuti oleh kedua putra dari Darius dan Donna Agnesia tersebut.
Semula, Darius memberikan analogi bahwa biaya sekolah sepak bola di Prancis sama dengan biaya untuk menggaji pemain di Liga 1 Indonesia.
Hal tersebut membuat Raffi Ahmad selaku pemilik RANS Nusantara FC menebak bahwa biaya sekolah berada di angka 3-5 miliar rupiah.
Namun, Darius menyebutkan bahwa nominal tersebut terlampau jauh dan menyebutkan nominal asli untuk biaya sekolah sepak bola anaknya di Prancis.
“Enggak sampai, Rp 1 miliar lah setahun,” katanya, dikutip dari Bolatimes.com, Rabu (27/9/2023).
Darius mengatakan, di sekolah sepak bola Prancis, sang anak diberi target. Dimana, pada usia 17 atau 18 tahun sang anak sudah bisa menentukan kariernya usai mengenyam pendidikan sepak bola.
Belakangan ini, anak Darius yakni Lionel Nathan Sinathrya, memang menjadi sorotan karena bermain di akademi klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.
Baca Juga: Lionel Sinathrya Anak Artis Malah Promosi ke PSG U-19 Usai 'Ditendang' Bima Sakti
Sebelum bermain untuk akademi PSG, Lionel Nathan sendiri sempat bermain di akademi Prancis lainnya, yakni The ICEF Football.
Kini, Ia bermain di PSG Pro Academy Grand Geneva, di mana Lionel Nathan pun berhasil menembus tim U-19 meski belum genap berusia 17 tahun.
Tak hanya Lionel Nathan, anak Darius lainnya yakni Diego Andres juga bermain di PSG Pro Academy Grand Geneva dan tampil apik dengan mencetak gol saat bertanding di tim-tim lokal.
Karena kiprahnya, banyak pecinta sepak bola Tanah Air mendukung keduanya masuk ke Timnas Indonesia U-17 yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2023.
Sejatinya, Lionel Nathan sendiri sudah sempat mencoba peruntungan menembus Timnas Indonesia U-17, sebelum bermain di akademi PSG.
Ia pun mengikuti seleksi terbuka di Surabaya dan berhasil menembus 50 besar untuk menjalani seleksi selanjutnya di Jakarta.