Tetapi lagi-lagi Egy jarang dimainkan dan hanya dimanfaatkan sebagai alat marketing klub demi cuan.
Di Lechia Gdansk, Egy hanya dimainkan selama 11 kali dan mendapat waktu bermain selama 139 menit. Di FK Senica, Egy diturunkan selama 151 menit saja.
Karenanya banyak yang mendukung ketika Egy memutuskan untuk kembali ke Indonesia di awal musim ini dan bergabung dengan Dewa United di Liga 1. Bersama Dewa United, Egy kini lebih sering bermain.
Tentu tidak semua pemain Indonesia yang bermain di luar negeri hanya digunakan sebagai alat mencari cuan lewat marketing media sosial.
Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam misalnya. Ia kerap dimainkan saat masih membela klub liga 2 Korsel, Ansan Greeners. Kini di Jeongnam Dragons, yang bermain di divisi utama Korsel, K League, Asnawi juga sering dimainkan.
Yang sama juga dialami oleh bek Timnas Elkan Baggott di Ipswich Town, klub di divisi 2 Inggris. Elkan bahkan dimainkan penuh saat Ipswich mengalahkan Wolverhampton Wanderers dari Liga Primer dalam kompetisi EFL Cup, Selasa malam tadi.