Suara Sumatera - .Nama pelatih timnas Indonesia U-24, Indra Sjafri memang menjadi sorotan, usai gagal membawa timnas ssenior ke perempat final di Asian Games yang berlangsung di Cina,
Indonesia terkhusus Erick Thohir harus menerima kenyataan Timnas Indonesia mesti pulang lebih dahulu dari Asian Games Cina.
Barulah diketahui jika kontrak pelatih asal Sumatera Barat tersebut ternyata dihentikan, atau berakhir sejalan dengan kebijakan Erick Thohir mempersiapkan mengembaalikan latihan tim tersebut ke Shin Tae-yong.
Sebagai gantinya Erick Thohir akan memberikan tugas baru untuk Indra Sjafri. Sosok Indra akan melatih Timnas U-20 menuju Piala Dunia 2025.
Adapun salah satu yang menjadi target besar usai Timnas U-20 gagal di Piala Dunia di Indonesia agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah.
Erick Thohir mengingatkan target jika tahun 2025, Indonesia akan lolos dari jalur kualifikasi.
Sejauh ini Timnas Indonesia belum pernah menembus Piala Dunia, Keinginan agar bisa menembus piala dunia, bisa dijadikan semangat dari evaluasi menjadi pelatih timnas senior.
Keterbatasan pemain harus menjadi catatan Erick Thohir jika tak ingin kegagalan di Asian Games terulang di kualifikasi Piala Dunia U-20 2025.
Erick Thohir juga harus sudah mempersiapkan kelengkapan tuan rumah, baik dari pembinaan pemain sampai dengan infrastuktur yang sesuai dengan standar FIFA.
Baca Juga: DPRD Sidak Museum Pajajaran, Calon Magnet Pariwisata Baru di Kota Bogor
Titik Lemah Timnas Senior
Indra Sjafri pun mengungkapkan jika titik lemah tim asuhannya, ialah ketidakmampuan mengantisipasi situasi bola mati.
Dia menyebut jika gol pertama Uzbekistan dalam pertandingan adalah hasil dari masalah yang sebelumnya juga terjadi dalam pertandingan melawan Taiwan dan Korea Utara.
“Tetapi sekali lagi, kami kebobolan dari situasi bolamati, sama seperti ketika kebobolan lawan Taiwan dan Korea Utara," jelas Indra Sjafri.