Suara Sumatera - Pemain sepak bola Hugo Samir mencuri perhatian publik di laga 16 besar Asian Games belum lama ini. Di laga menghadapi Uzbekistan, Hugo Samir sempat mendapatkan hartu merah.
Kartu merah diberikan wasit, karena pemain timnas Indonesia tersebut diduga sengaja menyikut pemain lawan. Sontak komentar pun ramai menghujat, bahkan hujatan tersebut juga sangat rasis, warna kulit.
Padahal dalam pertandingan tersebut, pemain kelahiran Surabaya ini muncul karena adanya kesalan setelah lawan mainnya berusaha bola ketika hendak mengambil.
Tindakan inilah yang membuat banyak komentar negatif, apalagi timnas Indonesia harus menelan kekalahan atas pertandingan tersebut.
Hujatan rasis ini membuat Hugo Samir tidak terima. Jawaban Hugo Samir pun sangat makjleb.
Dia pun meminta agar para pendukung bola tidak menyebarkan kalimat kebencian terutama pada keluarganya.
“Bagi yang mau menghujat dan rasis ke saya saja, jangan ke orang tua dan keluarga saya, karena ini kesalahan saya bukan orang tua saya,” ungkapnya, seperti yang dikutip dari postingan di akun Instagram @gozipbola
Unggahan pemain muda ini pun mendapat cukup banyak komentar dukungan.
Tidak sedikit yang memberikan dukungan pada pemain muda, Hugo Samir
Baca Juga: Drama Korea Behind Your Touch Episode 15: Retaknya Hubungan Han Ji Min dan Lee Min Ki
“Kritik boleh, hujat apalagi rasis jangan,” tulis akun @akurizqan
Banyak juga yang menyemangati Hugo Samir.
“Tetap semangat anak muda,” tulis akun @ultras.sport
“Semangat dek perjalananmu masih panjang moga jadi pemain top dunia tunjukkan prestasi bahwa kamu bisa,” sambung akun