Suara Sumatera - Kisah pilu dialami bayi berusia 1 bulan di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Bayi perempuan itu ditemukan meninggal di dalam ember berisi air.
Bayi malang itu ditemukan tewas oleh ayahnya Eri di rumah mereka di Jalan Mahkamah, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara, pada Senin 2 Oktober 2023.
Salah seorang warga Siska mengatakan korban ditemukan tewas oleh Eri yang pulang ke rumah setelah bekerja menjadi penjahit. Sang ayah sempat melarikan bayinya ke bidan terdekat, namun nyawa korban tetap tidak terselamatkan.
"(Ayah korban-red) yang pertama jumpa. Udah kaku di dalam kamar," katanya melansir SuaraSumut.id, Selasa (3/10/2023).
Siska menjelaskan bahwa mereka baru dua bulan mengontrak rumah tersebut.
"Istrinya tertutup, di dalam aja, kalau suaminya biasa aja, pergi ke luar, jahit kerja, pulang," ungkapnya.
Selama dua bulan menempati rumah kontrakan, tetangga sering mendengar ibu korban marah-marah di dalam rumah.
"Suka ngomel-ngomel, marah-marah, anaknya sering nangis," ungkapnya.
Kepling VII, Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota, Ridwan mengaku belum berani menyampaikan penyebab kematian korban.
Baca Juga: Amanda Manopo Dicecar 34 Pertanyaan Soal Judi Online, 8 Jam Diperiksa Bareskrim Polri
"Dari warga bersama orangtuanya membawa (bayi) ke bidan. Ternyata di bidan meninggal," katanya.
Atas kejadian ini, pihak Polsek Medan Kota lalu turun ke lokasi dan mengamankan ibu dan ayah korban.
"Suaminya Eri, istrinya Tika baru dua bulan di sini. Keduanya lagi diproses dimintai keterangan oleh polisi," jelasnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan pihaknya telah mengamankan orangtua korban.
"Keduanya sudah diamankan, sedang diperiksa di UPPA Satreskrim Polrestabes Medan guna menjalani proses lebih lanjut," katanya.