Suara Sumatera - Sosok Psikologi forensik Reza Indragiri tengah menjadi sorotan seiring dengan kemunculan film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso di Netflix.
Kasus Kopi Sianida yang terjadi 2026 silam ini menewaskan Mirna Salihin dan menjadikan Jessica Wongso sebagai tersangka.
Nama Reza Indragiri kembali mencuat lantaran memberikan pernyataan bahwa dirinya sempat diberikan sejumlah uang tutup mulut agar tidak banyak bicara pada kasus kopi sianida.
Lantas siapakah Reza Indragiri, ahli psikologi forensik yang jadi sorotan di kasus kopi sianida?
Profil Reza Indragiri
Pria yang dikenal sebagai Psikologi Forensik ini bernama lengkap Reza Indragiri Amriel. Dia lahir pada 19 Desember 1974 di Jakarta.
Reza Indragiri diketahui menganut agama Islam.
Saat berusia 1,5 tahun, orangtua Reza Indragiri bercerai. Reza kemudian diasuh oleh ibunya. Lantaran tidak diperhatikan, hak asuh Reza Indragiri pindah kepada ayahnya.
Reza Indragiri mengawali pendidikan SD Muhammadiyah 24 di Rawamangun dan melanjutkan SMP di Riau. Selama di Riau, ia tinggal dan diasuh kakek dan neneknya.
Dia lalu melanjutkan SMA dan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta dan lulus pada 1998.
Baca Juga: Waduh! Elly Sugigi Ngaku Rezekinya Seret Usai Putuskan Pakai Hijab
Reza Indragiri mendapatkan beasiswa dan melanjutkan pendidikannya di luar negeri yaitu S2 di The University of Melbourne, lulus pada 2003.
Setelah pendididikannya selesai tahun 2003, dia mengawali kariernya sebagai dosen di Universitas Islam Negeri Jakarta, tahun 2004 dan dosen di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).
Dia juga sering menjadi narasumber untuk membedah kasus kriminal besar di Indonesia.
Daftar kasus yang pernah melibatkan namanya antara lain pembunuhan berencana Brigadir Yosua, kasus kepemilikan narkoba 5 kg oleh Teddy Minahasa selaku mantan Kapolda Sumbar, dan sebagainya.