Suara Sumatera - Nagita Slavina merupakan salah satu artis yang banjir job endorse di akun media sosialnya.
Banyak brand atau produk dari UMKM yang menggunakan jasa Nagita Slavina untuk mempromosikan produknya lewat endorse di Instagram.
Sayangnya baru-baru ini ada seorang pengusaha UMKM yang mengeluhkan soal kerja sama endorse dengan Nagita Slavina.
Dalam video yang beredar, pengusaha UMKM ini curhat mengenai produknya yang tidak juga dipromosikan Nagita Slavina sejak Maret lalu.
Padahal menurut si pengusaha ini, dirinya sudah membayar tarif sebesar Rp35 juta untuk satu kali postingan.
"Yang terparah aku endorse 35 juta dari bulan Maret belum diupload-upload juga. Pertama-tama aku mau jelasin dulu 35 video itu bukan bervideo-video tapi hanya untuk satu story Instagram," kata pengusaha UMKM itu.
Pihak UMKM ini memang tidak menyebut nama Nagita Slavina secara jelas. Ia hanya mengatakan, bahwa artis itu terkenal se-Indonesia bahkan artis nomor satu saat ini.
Namun kata dia, yang bekerja sama dengannya bukan suami melainkan istri dari artis papan atas tersebut.
"Tapi yang aku endorse ini istrinya jadi bukan suaminya. Tapi mereka sama-sama terkenal kan," ujar dia.
Baca Juga: 4 Zodiak Ini Mudah Tertarik dengan Hal Gaib dan Misterius, Capricorn Paling Ambisius
Menurut pengusaha UMKM ini, dirinya endorse Nagita Slavina melalui manajemen yang memang menaungi mereka dan menaungi beberapa artis ibukota juga.
"Aku payment di bulan Maret, dan itu kan harus langsung kirim kan produknya. Kok bisa mahal banget? Karena dia artis terkenal se-Indonesia say," tutur perempuan tersebut.
Sayangnya walau sudah membayar dari bulan Maret lalu namun hingga Oktober ini Nagita Slavina tidak juga mempromosikan produknya.
"Tapi jujur aku sedih banget karena dari bulan Maret sampai bulan Oktober ini belum ada omongan sedikitpun kapan dipostnya, aku tanya jawabannya belum tau belum ada schedule, belum ada jadwal dan lain-lain," sambungnya.
Pengusaha UMKM ini menyadari bahwa si artis memang sibuk namun ia tidak habis pikir mengapa tidak bisa meluangkan waktu sebentar saja untuk mempromosikan produknya.
"Kalau dibilang merugikan jelas itu merugikan pihak aku, yang jelas aku hanya UMKM, 35 juta itu sangat besar untuk endorsement," tutupnya.