SuaraSumedang.id - Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam agenda Sidang Tahunan MPR 2022, dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI menyebut bantuan sosial akan dilanjutkan.
Presiden Jokowi menekankan bahwa berbagai program bansos akan dilanjutkan pemerintah dengan sinergi yang lebih baik.
"Berbagai macam bantuan sosial (bansos) akan dilanjutkan dengan sinergi yang lebih baik. Program pelatihan, dan bantuan untuk para pekerja akan terus ditingkatkan," ucap Presiden Jokowi.
Sebagai gambaran, beberapa bansos dari pemerintah kepada masyarakat pada tahun anggaran 2022.
Di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kartu sembako untuk 18,8 juta, kartu prakerja sekitar 2,9 juta peserta, bantuan langsung tunai (BLT) Desa, hingga Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung.
Selain itu, Jokowi pun menyampaikan program pelatihan, dan bantuan untuk para pekerja akan terus menjangkau nelayan, petani, buruh, pekerja informal, dan penyandang disabilitas.
Terkait penyandang disabilitas, Presiden Jokowi menyatakan Indonesia sudah sukses menjadi tuan rumah ASEAN Para Game ke-XI di Solo, Jawa Tengah, sekaligus menjadi juara umum.
"Tentang disabilitas, kita baru saja menjadi tuan rumah ASEAN Para Games di Solo, dan Alhamdulillah, kita menjadi juara umum," bebernya.
Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR 2022, bersama DPD, dan DPD RI mengenakan baju adat Paksian asal Provinsi Bangka Belitung.
Pakaian adat tersebut berwarna dominan hijau, dan memiliki motif pucuk rebung.
Motif tersebut melambangkan kerukunan, sementara warna hijau mengandung filosofi kesejukan, harapan, dan pertumbuhan.
Setelah menyampaikan pidato kenegaraan, pada siang harinya Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato dalam rangka penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN tahun anggaran 2023 beserta Nota keuangannya.
(Sumber:ANTARA)