SuaraSumedang.id - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily angkat biacara terkait penyaluran Bantuan Lansung Tunai (BLT) BBM dari pemerintah.
Ace menyampaikan, pemerintah harus melakukan pemutakhiran data sehingga BLT BBM bisa terdistribusikan dengan tepat dan akurat.
Terlebih dengan kenaikan BBM, yang dikhawatirkan menurutnya adalah kenaikan bahan pokok.
Hal ini harus diperhatikan dengan benar oleh pemerintah, sehingga menurutnya masyarakat bisa terhindar dari dampak tersebut.
"Kenaikan harga BBM ini dikhawatirkan akan berdampak pada kenaikan beberapa komoditas, terutama komoditas kebutuhan pokok masyarakat sehingga pemerintah harus dapat menekan dan mengendalikan dampak tersebut," ujarnya dilansir dari ANTARA NEWS Senin (5/9/22).
Ace juga menyarankan supaya data tervalidasi Kemesos harus berkordinasi dengan kementerian lainnya yang terkait dengan DTKS.
Salah satunya dalam hal ini menurutnya dengan Kementerian Kesehatan yang menangani BPJS dan ESDM yang menangani subsidi listrik.
"DTKS ini dikelola Kementerian Sosial dan digunakan bukan hanya untuk Kementerian Sosial saja, namun juga digunakan kementerian lain, seperti Kementerian Kesehatan untuk BPJS, Kementerian ESDM untuk subsidi listrik, dan lain-lain," sambungnya.
Dia berharap, dengan kordinasi dengan pihak terkait BLT BBM bisa tersalurkan dengan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Sumber Pendapatan Kim Kardashian, Masih Kaya Meski Cerai dari Kanye West
"Hal ini dilakukan agar bansos BLT BBM betul-betul tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat yang memang membutuhkan,” pungkasnya