Kenapa Disebut Cadas Pangeran? Ini Asal-usul Tempat Dianggap Seram di Sumedang

Suara Sumedang

Senin, 12 September 2022 | 15:22 WIB
Kenapa Disebut Cadas Pangeran? Ini Asal-usul Tempat Dianggap Seram di Sumedang
Jalan Raya Cadas Pangeran - Sumedang. (Polres.Sumedang)

SuaraSumedang.id - Simak asal-usul mengenai Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang yang dikenal dengan mitos, bahkan dianggap seram.

Melansir laman Sisemar.Sumedangkab.go.id, Pangeran Kornel disebut memiliki nama lain yakni Pangeran Kusumadinata IX, yang merupakan Bupati Sumedang tahun 1791-1828.

Pangeran Kusumadinata diangkat oleh Belanda menjadi seorang kolonel tituler, yang masih langka pada zama itu, dan berubah menjadi kornel.

Pangeran Kornel pun lebih dikenal di masyarakat dengan nama yang sebenarnya yaitu Asep Djamu, berselang 2 tahun lahirlah sepupunya bernama Asep Ema.

Pangera Kusumadinan XI lahir pada tahun 1762, dengan nama Surianagara III, putra dari pasangan Adipati Surianagara II (Bupati Sumedang tahun 1761-1765), dan istrinya Nyi Mas Nagakasih.

Semasa kecil, Pangeran Kusumadinata dikenal dengan nama Raden Asep Djamu. Lalu, ayahnya meninggal tahun 1765, diangkatkan bupati penyelang/sementara lantaran Raden Asep Djamu masih balita dan belum bisa naik takhta Bupati Sumedang.

Barulah pada tahun 1791, Raden Djamu alias Surianagara III diangkat menjadi Bupati Sumedang dengan gelar Pengeran Kusumadinata IX, yang memerintah dari tahun 1791-1828.

Sejarah Cadas Pangeran

Cadas Pangeran merupakan jalan raya sepanjang tiga kilometer penghubung Sumedang dengan Bandung, yang dibangun oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels (1808-1811) tepatnya tahun 1809.

baca juga

Peristiwa Cadas Pangeran merupakan sebuah tindakan perlawanan simbolik/protes dari Bupati Sumedang (Pangeran Kusumadinata XI) terhadap Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels yang berniat membangun jalan dari Anyer ke Panarukan.

Pangeran Kusumadinata IX atau dikenal dengan nama Pangeran Kornel sangat kesal, lantaran melihat rakyatnya diperlakukan seenaknya oleh Gubernur Jenderal Daendels.

Berdasarkan keterangan di laman Sumedangkab.go.id, hal ini diceritakan oleh para sesepuh Sumedang, mengenai peristiwa Cadas Pangeran berasa dari pertemuan Pangeran Kusumadinata IX (Pangeran Kornel) dengan Gubernur Daendels saat berlangsungnya pembangunan jalan raya tersebut.

Pangeran Kornel pun berjabat tangan dengan sang Gubernur menggunakan lengan kiri, sedangkan tangan kanan sang Pangeran memegang keris pasukan.

Tindakan yang dilakukan Pangeran Kornel pun membuat Daendels sangat terkejut. Peristiwa ini heroik diabadikan secara visual dengan sebuah patung di pertengahan jalur Bandung-Sumedang.

Peristiwa ini pun akhirnya dijadikan nama jalan tersebut, yakni jalan Cadas Pangeran. Istilah mengapas disebut Cadas Pangeran bagi sebagian kalangan mengartikan watak keras (cadas) dari sang Pangeran Sumedang.

Namun, ada arti lain yakni daerah itu memang memiliki areal yang berbukit cadas. Bukti itulah yang diubah menjadi bagian dari jalur yang dibangun oleh Daendels. Pekerjaan itu yang mengubah sebuah bukti cadas yang berliku, dan tajam.

Bahkan, disebut jalan raya itu mendatangkan penderitaan hebat bagi rakyat Sumedang, yang direkrut menjadi pekerja paksa (rodi), dan memicu kemarahan Pangeran Kusumadinata IX selaku penguasa Sumedang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klasemen Top Skor BRI Liga 1 Pekan ke-9, David Da Silva Pepet Matheus Pato dengan Selisih 1 Gol

Klasemen Top Skor BRI Liga 1 Pekan ke-9, David Da Silva Pepet Matheus Pato dengan Selisih 1 Gol

Bola | Senin, 12 September 2022 | 15:16 WIB

Saling Puji Beckham Putra dan Luis Milla, Persib Kirim Sinyal Darurat untuk Barito Putera

Saling Puji Beckham Putra dan Luis Milla, Persib Kirim Sinyal Darurat untuk Barito Putera

Bandung | Senin, 12 September 2022 | 15:08 WIB

Luis Milla Beberkan Kunci Kemenangan Persib Bandung di Markas Arema FC

Luis Milla Beberkan Kunci Kemenangan Persib Bandung di Markas Arema FC

Bola | Senin, 12 September 2022 | 14:55 WIB

Terkini

Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta

Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta

Jogja | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan

4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:55 WIB

Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026

Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026

Jogja | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:47 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang

Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:42 WIB