Skenario Ferdy Sambo Bisa Bebas Jerat Hukum Kasus Penembakan Brigadir J, Bharada E Jadi Tumbal?

Suara Sumedang

Rabu, 14 September 2022 | 11:17 WIB
Skenario Ferdy Sambo Bisa Bebas Jerat Hukum Kasus Penembakan Brigadir J, Bharada E Jadi Tumbal?
Bharada E dan Ferdy Sambo tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. (Kolase Suara.com)

SuaraSumedang.id - Muncul skenario Ferdy Sambo bisa lepas dari jerat hukum sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Hal tersebut, sebagaimana disebutkan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik yang menyatakan, tidak menemukan adanya perintah dari Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J.

Alasan itu dikemukakan, karena perintah yang diberikan oleh Ferdy Sambo kepada Bharada E yakni hanya menembak.

Oleh karena itu, Taufan menyimpulkan bahwa perintah itu bukan berarti membunuh. Sehingga dirinya menilai adanya perintah untuk menembak bisa saja itu hanya untuk memberi efek jera.

Bagi Taufan tewasnya Brigadir J disebutkan bisa jadi karena adanya salah persepsi yang diterima Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.

"Richard (Bharada E) bilang saya disuruh nembak. Itu (menembak Brigadir J) kan berarti bukan disuruh membunuh," kata Taufan wawancara dengan Tempo.

Bharada E dalam kesaksian sebelumnya, mengaku mendapatkan perintah untuk menembak dari Fedy Sambo, bisa menjadi rancu.

Bisa jadi, Taufan melanjutkan, kemungkinan jika perintah menembak itu hanya untuk melukai Brigadir J bukan membunuh.

"Sambo kan bukan bilang 'bunuh Richard (Bharada E), bunuh," kata Taufan.

baca juga

Di sisi lain, Bharada E berada dalam posisi sangat bahaya. Langkah yang saat ini dijalani penyidik Mabes Polri diduga akan membahayakan Richard.

Muncul pula dugaan dengan adanya pemeriksaan para tersangka menggunakan alat lie detector dinilai akan membahayakan.

Lebih dari itu, hasil lie detector pun dianggap akan mengaburkan tentang siapa yang menjadi pelaku utama.

Menurut Ahli Hukum Pidana, Firman Wijaya mengatakan, jika hasil lie detector terhadap para tersangka akan mengaburkan siapa yang menjadi dalang pembunuhan Brigadir J.

Dia menilai dari hasil itu justru akan berimbas kepada Bharada E, yang dalam kasus kematian Brigadir J sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Meski Bharada E menjadi eksekutor, tapi berdasarkan pemeriksaan penyidik Mabes Polri, otak penembakan atau dalangnya adalah Irjen Ferdy Sambo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muncul Rekening Gendut Ferdy Sambo, Putri Pakai Banyak Rekening Atas Nama Ajudan, Diakui

Muncul Rekening Gendut Ferdy Sambo, Putri Pakai Banyak Rekening Atas Nama Ajudan, Diakui

Denpasar | Rabu, 14 September 2022 | 10:58 WIB

Terbongkar! Bripka RR Sita 2 Senpi Brigadir J di Magelang, Ini Alasannya

Terbongkar! Bripka RR Sita 2 Senpi Brigadir J di Magelang, Ini Alasannya

Fresh | Rabu, 14 September 2022 | 10:56 WIB

Pengakuan Putri Candrawathi Soal Misteri Rekening Atas Nama Brigadir J

Pengakuan Putri Candrawathi Soal Misteri Rekening Atas Nama Brigadir J

Bekaci | Rabu, 14 September 2022 | 10:52 WIB

Terkini

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:15 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

×