Sempat Deal Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Hotman Paris: Kalau Seorang Jenderal Menangis Berarti...

Suara Sumedang

Selasa, 20 September 2022 | 15:56 WIB
Sempat Deal Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Hotman Paris: Kalau Seorang Jenderal Menangis Berarti...
Pengacara, Hotman Paris. (Instagram @hotmanparisofficial)

SuaraSumedang.id - Melalui Podcast Deddy Corbuzier yang tayang di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (20/9/2022), Hotman Paris mengaku sempat sepakat menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo yang terjerat kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat. 

Pengacara kondang tersebut mengatakan sempat mendapat tawaran dari tim kuasa hukum Ferdy Sambo yang memintanya menjadi pengacara mantan Kadiv Propam Polri tersebut. 

Bahkan, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi pun menginginkan kinerja Hotman Paris sebagai pengacara. 

"Irjen Pol. Sambo melalui tim kuasa hukumnya memita saya menjadi pengacaranya. Katanya juga ibu PC (Putri Candrawathi) juga maunya Hotman Paris," kata Hotman Paris dikutip SuaraSumedang.id dari tayangan Podcast Deddy Corbuzier.

Bahkan, Hotman Paris mengaku sempat menyetujui untuk menangani perkara yang menjerat Ferdy Sambo tersebut. 

"Jujur saya sempat bilang iya dan harganya pun sudah disepakati," katanya.

Alasannya, kata dia, karena berkas data dari tim kuasa hukum Ferdy Sambo berdasarkan kesaksian ajudan Ferdy Sambo semasa menjabat sebagai Kadiv Propam Polri, yang tertuang di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus kematian Brigadir J. 

"Apakah ini pembunuhan berencana atau ini pembunuhan biasa, kalau Sambo kan sudah mengakui memerintahkan penembakan berarti sudah kena (Pasal) 338 (KUHP), tinggal apakah itu (pembunuhan) berencana atau tidak," beber Hotman Paris.

"Di satu pihak pengacara itu diadakan bukan untuk membela orang yang benar-benar bersih, pengacara itu ada untuk membela agar orang mendapat putusan sesuai perbuatannya," ia menambahkan. 

baca juga

Semula, Hotman mengaku ada kemungkinan Ferdy Sambo tidak merencanakan pembunuhan tersebut, karena jarak waktu yang cukup singkat dari awal Ferdy Sambo memerintahkan Bharada E menembak Brigadir J, hingga kejadian penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo.

Saya waktu itu mau (jadi pengacara Ferdy Sambo) bukan karena saya tergoda uangnya, karena saya sudah dapat data dari tim kuasa hukumnya bahwa ada arahnya ini seolah-olah bukan berencana," katanya.

"(Tampak) spontan, karena apa, begitu si ibu PC pulang dari Magelang cerita apa yang dialami di Magelang ini menurut informasi dari tim kuasa hukum hasil kesaksian para ajudan di BAP. ini di BAP loh bukan hoax seperti bahwa Irjen Pol Sambo itu menangis," ungkapnya.

Hotman Paris menegaskan saat membaca berdasarkan BAP kasus kematian Brigadir J dari tim kuasa hukum Ferdy Sambo, ia berpandangan kalau pembunuhan itu bisa saja terjadi spontan.

"Kalau seorang jenderal menangis berarti ada kejadian yang ia dengar dari istrinya yang sangat menyakiti hatinya," tukasnya.

"Emosi habis itu gak nyampe beberapa menit disuruh panggil almarhum (Brigadir J) ke rumdin, terjadilah penembakan, Jarak waktunya kurang dari satu jam. itu akan dipakai (kuasa hukum Ferdy Sambo)," tambahnya.

Alhasil, Hotman Paris pun semula mau mengambil tawaran untuk menangani kasus yang menjerat Ferdy Sambo karena ada masalah apakah pembunuhan tersebut masuk ke dalam pembunuhan berencana atau bukan.

"Itulah kenapa saya waktu itu masih mau. itu bagi pengacara dream case, karena setiap hari nama kita itu di media," katanya. 
 
Namun akhirnya, Hotman Paris urung menjadi pengacara Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. Ia mengaku sempat mendapat amuk dari istri dan anaknya karena mengutarakan hendak menyetujui menjadi pengacara Ferdy Sambo.

"Tapi sebelum saya bilang iya, saya tiga hari gak bisa tidur. Begitu saya bilang sama istri, gak boleh, istri saya ngamuk," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hotman Paris Akui Tak Bisa Tidur 3 Hari Usai Diminta Jadi Pengacara Ferdy Sambo

Hotman Paris Akui Tak Bisa Tidur 3 Hari Usai Diminta Jadi Pengacara Ferdy Sambo

Selebtek | Selasa, 20 September 2022 | 15:41 WIB

Polri Disebut Sudah On the Track Tolak Banding Ferdy Sambo

Polri Disebut Sudah On the Track Tolak Banding Ferdy Sambo

News | Selasa, 20 September 2022 | 15:40 WIB

Segini Gaji Ferdy Sambo Sebagai Irjen, Sudah Dipecat Tak Berhak Dapat Gelar Purnawirawan dan Uang Pensiun

Segini Gaji Ferdy Sambo Sebagai Irjen, Sudah Dipecat Tak Berhak Dapat Gelar Purnawirawan dan Uang Pensiun

Cianjur | Selasa, 20 September 2022 | 15:18 WIB

Bjorka Bisa Saja 'Sambo'

Bjorka Bisa Saja 'Sambo'

News | Selasa, 20 September 2022 | 15:18 WIB

Hotman Paris Sempat Terima Tawaran Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Frank Hutapea Ngamuk: Emang Bapak Kurang Uang?

Hotman Paris Sempat Terima Tawaran Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Frank Hutapea Ngamuk: Emang Bapak Kurang Uang?

Entertainment | Selasa, 20 September 2022 | 15:25 WIB

Terkini

Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri

Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri

Bali | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:02 WIB

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

Gubernur Sulsel Groundbreaking Pembangunan Rumah Layak Huni di Takalar

Sulsel | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:51 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas

4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas

Jogja | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:37 WIB

5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli

5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:35 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan

Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:32 WIB

Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'

Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:20 WIB

Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?

Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:10 WIB

Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat

Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat

Surakarta | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:09 WIB