Gas Air Mata dan Flare Dilarang FIFA, Tragedi Tewasnya 127 Suporter Arema FC di Kanjuruhan Jadi Sorotan

Suara Sumedang

Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:44 WIB
Gas Air Mata dan Flare Dilarang FIFA, Tragedi Tewasnya 127 Suporter Arema FC di Kanjuruhan Jadi Sorotan
Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

SuaraSumedang.id - Dunia sepak bola tanah air kini tengan diselimuti awan kelabu.

Pasalnya, lebih kurang sebanyak 127 suporter Arema FC harus tewas usai pertandingan melawan Persebaya Surabaya.

Diketahui, pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) tersebut kini jadi sorotan.

Pasalnya, dalam peristiwa tragis tersebut, didapati pula hal yang tidak bersebrangan dengan induk sepak bola dunia, FIFA.

Sekadar informasi, penggunaan gas air mata dan flare menjadi hal yang secara jelas dilarang oleh FIFA.

Publik lantas mempertanyakan mengapa polisi memakai gas air mata untuk penanganan massa sepak bola. Padahal induk organisasi sepak bola internasional, FIFA, jelas-jelas telah melarang penggunaan gas air mata di pertandingan.

Masalah ini pun turut ditanggapi oleh Ketua Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erwin Tobing. Dikutip dari tayangan di kanal YouTube CNN Indonesia, Erwin mengaku PSSI tidak pernah mencampuri prosedur operasional standar (SOP) pengamanan pertandingan sepak bola.

"Kita tidak mengatur kepolisian. Kita hanya meminta keamanan, nah dia ada SOP itu terserah," jelas Erwin, seperti dikutip Suara.com pada Minggu (2/10/2022).

"SOP polisi saya tidak campuri. Nanti ada pihak yang menilai itu," katanya menambahkan.

baca juga

"Di FIFA itu ditentukan tidak boleh ada flare, penonton. Kalau urusan pengamanan itu nanti biar ada tim sendiri yang akan menilai sendiri SOP kepolisian," katanya lagi.

Tidak hanya itu, kata dia, penonton pun tidak diperkenankan membawa gas atau flare ke dalam stadion.

Menurutnya, jika kedua hal tersebut ditemukan, maka denda berat bisa diterima.

"Penonton tidak boleh bawa gas, tidak boleh pakai flare, itu ada hukumannya denda berat, bisa sampai 100 juta lah, dendanya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tembakan Gas Air Mata Dilarang FIFA, PSSI Cuci Tangan: SOP Polisi Tidak Kami Campuri

Tembakan Gas Air Mata Dilarang FIFA, PSSI Cuci Tangan: SOP Polisi Tidak Kami Campuri

Sumedang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:27 WIB

Sebelum Tragedi Kanjuruhan Pecah, Sempat Ada Permohonan Jam Kick-off Arema FC vs Persebaya tetapi....

Sebelum Tragedi Kanjuruhan Pecah, Sempat Ada Permohonan Jam Kick-off Arema FC vs Persebaya tetapi....

Sumedang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:34 WIB

Menpora Minta PSSI dan LIB Lakukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Menpora Minta PSSI dan LIB Lakukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Sumedang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 11:20 WIB

Kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 Dihentikan PT LIB, Bagaimana Nasib Pembeli Tiket Persib vs Persija?

Kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 Dihentikan PT LIB, Bagaimana Nasib Pembeli Tiket Persib vs Persija?

Sumedang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:41 WIB

Bupati Malang Sebut Seluruh Biaya Pengobatan Suporter Arema Ditanggung Pemkab

Bupati Malang Sebut Seluruh Biaya Pengobatan Suporter Arema Ditanggung Pemkab

Sumedang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:36 WIB

Terkini

Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius

Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:00 WIB

Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!

Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!

Sport | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050

Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:33 WIB

Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador

Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:21 WIB

Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina

Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:13 WIB

Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil

Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:05 WIB

Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal

Makin Hari Makin Terbukti, Qatar dan Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Cara Ilegal

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:05 WIB

Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa

Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:58 WIB

×