SuaraSumedang.id - Indonesia dikenal dengan memiliki banyaknya tempat wisata yang menyajikan panorama alam yang indah.
Di balik keindahan destinasi wisata yang terdapat di Indonesia, rupanya menyimpan banyak kisah misteri dan mitos yang melekat pada suatu daerah tertentu.
Namun, di samping itu tak sedikit pengunjung berbondong-bondong untuk mendatangi tempat wisata tersebut.
Pasalnya, dengan mendatangi tempat wisata disebut sebagai satu di antara cara untuk melepaskan penat di kepala.
Tetapi perlu diingat, jika berniat untuk berlibur ke tempat wisata di suatu daerah tertentu harus melaksanakan aturan dan etika baik.
Dikarenakan, tak sedikit di tempat wisata tertentu sangat dikenal dengan pantangan bagi para wisatawan agar tidak merusak lingkungan sekitar.
Lantas tempat wisata mana saja yang memiliki pantangan tertentu? simak di bawah ini:
1. Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis terletak di Desa Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki jarak 27 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.
Pantai ini pun menjadi satu di antara destinasi wisata yang terkenal di Yogyakarta. Bahkan, disebut telah menjadi ikon pariwisata di kota tersebut.
Pantai Parangtritis ini terletak di sisi timur Pantai Parangkusumo yang memiliki legenda kental dengan Ratu Kidul sebagai penguasa laut selatan.
Pesona Pantai Parangtritis memang tidak lepas dari sejarah, legenda, dan mitos Ratu Pantai Selatan, yang sudah sangat terkenal di Indonesia.
Hal tersebut, semula dari cerita mitos tentang kerajaan yang konon berada di laut sekitar pantai. Nyi Roro Kidul sendiri sudah menjadi sejarang panjang Yogyakarta dan Kerajaan Mataram.
Konon dari dahulu pekerjaan itu sudah ada dan dipimpin oleh penguasa laut selatan, yakni Nyi Roro Kidul.
Misterinya sampai saat ini, masih menjadi cerita turun temurun, dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat maupun pendatang.
Apalagi dikaitkan dengan mitos lainnya, yakni pantangan untuk tidak boleh menggunakan pakaian berwarna hijau.
Pantai Parangtritis mempunyai kaitan dengan mitos yang beredar bahwa wisatawan yang datang tidak diizinkan memakai baju berwarna hijau, karena Nyi Roro Kidul konon senang dengan warna hijau.
Dan konon katanya, jika ada pengunjung mengenakan pakaian berwarna hijau saat datang ke Pantai Parangtritis disebut-sebut rawan tergulung ombak hingga hilang.
Nah, di tempat wisata yang satu ini memiliki pantangan yang sama dengan di Pantai Parangtritis, hanya saja dilarang mengenakan pakaian berwarna merah.
Bagi pengunjung yang ingin berwisata ke Curug Cikuluwung, dilarang mengenakan pakaian berwarna merah, khususnya untuk perempuan.
Air terjun ini berlokasi di Kampung Suka Asih, Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB, harga tiket Rp36 ribu per orang.
Konon, di zaman dahulu karuhun atau leluhur di sana menyukai warna merah. Apabila, wisatawan yang mengenakan baju merah disebut-sebut menyaingi para karuhun, maka itu ada larangan tersebut.
Tempat wisata air terjun yang satu ini, berlokasi di Banjaran, Bandung Selatan, Jawa Barat.
Destinasi wisata ini menyuguhkan keindahan alam perbukitan, arum jeram dan juga kebun strawberry yang luar.
Curug Siliwangi berada di Gunung Puntang. Terdapat beberapa cerita rakyat tentang asal muasal air terjun yang satu ini.
Legenda menyatakan, bawah curug ini berada dari air seni Prabu Siliwangi. Pada zaman dahulu, konon sang Prabu buang air kecil saat berada di atas Gunung Reregan.
Banyak pula warga yang percaya hal ini yang menjadikan terbentuknya air terjun di gunung tersebut. Selain itu, kepercayaan akan kesaktian Prabu Siliwangi sehingga air terjun ini dianggap keramat.
Konon bila ada pengunjung yang datang dan mandi membelakangi air terjun tersebut, disebut merasa seolah ada dorongan pada tubuh, dan apabila tidak menjaga keseimbangan bisa terbawa arus.
Sumber:SuaraSoreang