Ubi Cilembu Khas Sumedang Diekspor ke Hongkong

Suara Sumedang | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:56 WIB
Ubi Cilembu Khas Sumedang Diekspor ke Hongkong
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum melepas ekspor ubi cilembu khas Sumedang ke Hongkong (Jabarprov.go.id)

SuaraSumedang.id - PT Sinar Agro Cilembu merupakan satu di antara perusahaan binaan Dinas Industri dan Perdagangan- Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar.

PT Sinar Agro Cilembu tersebut mengekspor ubi cilembu khas Sumedang senilai 300.00 USD ke Hongkong.

Ubi cilembu tersebut diangkut menggunakan mobil boks engkel berangkat dari halaman Gedung Sate, Kota Bandung, yang dilepas ekspor oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pada Sabtu (8/10/2022).

Wabup Uu mengatakan, ekspor ubi cilembu ini merupakan sebagai jawaban kepada dunia bahwa ekonomi sudah pulih pasca pandemi Covid-19.

"Ekspor ini adalah satu di antara jawaban kepada dunia bahwa ekonominya sudah pulih setelah Covid-19 apalagi Jawa Barat sudah ngabret dalam bidang ekonomi," kata Uu.

Selain ubi, terdapat sejumlah komoditas seperti kopi, tanaman hias, dan manggis, batok kelapa, coklat bubuk serta komoditas agro lainnya pun dikirim ke luar negeri.

"Yang dilepas oleh kita, dan insya Allah bukan hanya hari ini. Kedepan akan datang juga jutaan dolar ke Jawa Barat yang diterima dari penjualan produk maupun perkebunan Jabar yang dijual ke luar negeri," ucap Uu.

Uu pun berharap ekonomi di Jabar, hingga kesejahteraan meningkat di bingkai dengan arah dan ketakwaan.

"Mudah-mudahan Jabar semakin gabret ekonominya, kesejahteraannya meningkat di bingkai dengan arah dan ketakwaan," ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, Lendra Sofyan mengatakan, ekspor ubi cilembu merupakan Pemprov Jabar memanfaatkan peluang ekspor dari sektor UMKM.

Saat ini, pelaku UMKM yang bisa ekspor baru mencapai 2 persen, kata dia, itu pun masih melalui jasa eksportir yang memiliki biaya tinggi sehingga mengurangi keuntungan pelaku UMKM.

Dengan terus mendorong pelaku UMKM ekspor, pihaknya berharap pelaku UMKM yang naik kelas melakukan ekspor meningkat menjadi 3-4 persen nantinya dari Jabar.

"Kami ingin meningkatkan jumlah UMKM yang ekspor itu semakin tumbuh, dan makin berani," ucapnya.

Adapun upayanya, kata Iendra, Disperindag selama ini menggelar pelatihan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan melalui export coaching programme. 

Menurut Lendra, UMKM yang ingin ekspor harus bisa memenuhi standar 4K dalam komoditasnya, yakni kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan kemasan. Ditambah 1A yakni administrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Segera Dibuka! Tempat Wisata Baru di Sumedang

Segera Dibuka! Tempat Wisata Baru di Sumedang

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:24 WIB

Wagub Jabar Menilai Pemerintah Tidak Serius Mengerjakan Tol Sepanjang 206 KM, Diprediksi akan Molor

Wagub Jabar Menilai Pemerintah Tidak Serius Mengerjakan Tol Sepanjang 206 KM, Diprediksi akan Molor

| Senin, 10 Oktober 2022 | 23:22 WIB

Masih Harus Bermacet Ria, Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya Belum Bisa Dinikmati dalam Waktu Dekat

Masih Harus Bermacet Ria, Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya Belum Bisa Dinikmati dalam Waktu Dekat

Jabar | Senin, 10 Oktober 2022 | 16:26 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya

Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya

Jatim | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:02 WIB

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:01 WIB

Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus

Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:55 WIB

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya

Malang | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:53 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB