SuaraSumedang.id - Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Pusat, bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI), menggelar sertifikasi Kompetensi Public Relations (PR) di Hotel Balairung, Jalan Matraman, Jakarta, Jumat (10/3).
Acara yang dibuka langsung oleh Ketua Umum Aspikom Pusat tersebut diikuti oleh 24 peserta dari berbagai wilayah di Indonsia dengan menyajikan enam skema yang disertifikasikan.
Sekadar informasi, keenam skema tersebut yaitu, skema Strategic Public Relations, Supervisor Associate Public Relation, Certified event Marketing Communication, Public Media relation officer, Junior Public Relation dan Certified Event Organizee.
Ketua Umum Aspikom Pusat, S. Bekti Istiayanto mengatakan, kegiatan sertifikasi Kompetensi ini merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan oleh Aspikom Pusat, sehingga waktu dan pelasaksanaannya sudah terprogram secara rutin.
“Jadi untuk kegiatan ini, kami memberikan perhatian yang serius sebab para asesi yang sebagian besar berasal dari dosen dan praktisi PR ini, bisa lebih piawai ketika melaksanakan uji kompetensi kepada mahasiswa,nya,” ujar Bekti diterima Suara Sumedang pada Sabtu (11/3/2023).
Lebih jauh Bekti mengatakan, sertifikasi Kompetensi PR salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademisi rumpun prodi Ilmu Komunikasi di Indonesia.
Sehingga nantinya, kata dia, diharapkan sudah siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Agar kegiatan sertifikasi kompetensi ini lebih merata maka langkah selanjutnya akan bekerjasama dengan Korwil-Korwil Aspikom di daerah untuk turut menyelenggarakan sertifikasi Kompetensi PR di banyak wilayah,” ujar Bekti.
Sementara itu, Ketua LSPPRI, Muslim Basya Menuturkan, pelaksanaan sertifikasi yang bekerjasama dengan Aspikom Pusat ini, mengingatkan pada 10 tahun lalu Ketika LSPPRI mengunjungi kampus-kampus dalam upaya mensosialisasikan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yg baru tersusun.
Baca Juga: Arya Saloka dan Amanda Manopo Menikah Siri? Tersebar Videonya...
“Hari ini, sertifikasi dan uji kompetensi telah diterima dan dijalankan bukan saja di Perguruan tinggi khususnya Prodi Komunikasi, tetapi juga di di pemerintahan dan industry” ujar Muslim.
Lebih lanjut, dikatakan Muslim, hal tersebut untuk memenuhi cita-cita bersama dalam membangun dan membentuk generasi muda berpengatahuan dan kompeten maka kerja sama antara Aspikom pusat dengan LSPPRI perlu dilanjutkan.
Bimbingan teknis
Di lain sisi, Ketua Pelaksana kegiatan Siska Mardiana mengatakan, para peserta sebelumnya sudah mengikuti bimbingan teknis dan harus memenuhi beberapa persyaratan jika ingin mengikuti sertifikasi Kompetensi PR.
Sebagai informasi, syarat untuk skema Strategic Rublic Relations adalah sarjana strata 1 segala jurusan, dan berpengalaman kerja di bidang Public Relations minimal 4 tahun.
"Syarat untuk skema Public Relation Supervisor/Associate adalah lulusan vokasi/diploma PR dan Strata 1 segala jurusan, dan kedua perpengalaman kerja dibidang PR minimal 4 tahun, dan pernah menjabat Kepala seksi/bagian PR," katanya.