SuaraSumedang.id – Sebagai kewajiban bagi muslim untuk menjalankan Puasa Ramadhan, namun bagaimana jika lupa mandi junub, apakah puasanya sah atau tidak?
Memang namanya manusia tak luput dari salah dan lupa, terkadang ada yang dijumpai seorang muslim lupa mandi junub saat ibadah puasa, yang tentu juga harus diketahui apakah puasanya sah atau tidak?
Seperti baru-baru ini Ustadz Abdul Somad nampak mendapat pertanyaan dari jamaah tentang hal itu.
"Dia junub, terus makan sahur, habis sahur adzan lalu dia tertidur, sahkah puasanya?" ujar Ustadz Abdul Somad membaca salah satu pertanyaan jamaahnya.
Mendapat pertanyaan tersebut Ustadz Abdul Somad kemudian membacakan salah satu hadist sahih yang diriwayatkan oleh Aisya RA yang artinya sebagai berikut.
"Ada seorang laki-laki datang menemui Nabi Muhammad SAW, apa kata beliau?" tuturnya.
"Aku bangun pagi dalam keadaan junub, belum mandi wajib, dan saya mau berpuasa, apakah jawaban Rasulullah?" sambungnya.
Lantas Nabi Muhammad SAW menjawab, jika beliau pernah bagun pagi dalam keadaan junub, kemudian beliau segera mandi besar.
"Kata Nabi, aku juga pernah bangun pagi dalam keadaan junub lalu aku mandi wajib dan aku berpuasa," kata Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Tahapan yang Harus Dilalui Justin Hubner, Ivar Jenner dan Rafael Struick untuk Resmi Jadi WNI
Namun jawaban tersebut menjadi penuh tanya oleh sosok pria yang datang menemui Nabi Muhammad seakan tidak puas dengan jawaban tersebut.
"Wahai Rasulullah, kau kan tak sama seperti kami, kau kan nabi, dosamu yang lalu dan yang akan datang sudah diampunkan Allah SWT," ujarnya.
Kemudian Rasulullah menjawab dengan sedikit nada tinggi, "Aku orang yang paling takut dan tahu kepada Allah."
Oleh karena itu disarankan supaya tetap mandi junub sebelum adzan subuh tiba dan menjalankan ibadah puasa penuh jika tidak berhalangan. (*)