SuaraSumedang.id - Kabar duka datang dari kalangan artis, Lesti Kejora alias pelantun lagu Insan Biasa itu jatuh sakit.
Hal tersebut sempat dibeberkan oleh Ivan Gunawan. Disebutkan Lesti Kejora jatuh sakit dan suhu badannya sampai 40 derajat.
"Tadi pagi dia mengabarkan ke saya kalau panasnya sampai 40 derajat. Terus dia sempat mengabarkan lagi ke saya, panasnya masih di 38 derajat. Dia juga menyampaikan kalau dia sudah tifus," ujar Ivan Gunawan.
Baru - baru ini muncul sebuah narasi jika Lesti Kejora terharu, saat dijenguk oleh sahabat - sahabat artisnya.
Narasi itu diunggah oleh akun Youtube RPD Senior, hari ini dan telah ditonton 6 ribu kali. Begini bunyi judulnya "Lesti Menangis Haru Saat Dijenguk Para Sahabat || Kondisi Terkini Lesti Kejora".
Lalu pada bagian Thumbnail ada foto Lesti Kejora yang sedang sakit, Rizky Billar, Thariq Halilintar dan Irfan Hakim.
Lantas benarkah kabar tersebut?
Penjelasan Cek Fakta
Narator menjelaskan tentang kabar Lesti Kejora yang masih terbaring lemas di rumah sakit. Disebutkan istri dari Rizky Billar itu sedang menjalani perawatan.
Baca Juga: Food Vlogger Ria SW Trending Usai Dibandingkan dengan Mgdalenaf, Netizen Berikan Pujian
Detik - detik sahabat datang menjenguk lesti Kejora. Narator juga menjelaskan keadaan pelantun lagu Insan Biasa itu jika Dede drop dan sedang sakit tifus.
Narator juga menjelaskan jika Lesti Kejora sudah dirawat di rumah sakit selama 4 hari dan belum diperbolehkan pulang lantern kondisinya yang masih belum stabil serta suhu badan belum turun.
Beberapa rekan artis pun datang, seperti Thariq Halilintar. Hal ini diketahui dari unggahan story Thariq yang bertuliskan "GWS kak @lestikejora".
Hingga akhir video tidak ada bukti yang valid soal kehadiran para sahabat yang menjenguk Lesti Kejora di rumah sakit.
Soal kabar Lesti Kejora yang tengah sakit itu memang sempat dikatakan oleh Ivan Gunawan, namun terkait telah dijenguk oleh rekan artis hingga membuat pelantun Insan Biasa itu terharu, tidak terbukti kebenarannya, sehingga dapat disimpulkan jika narasi tersebut tidak benar. (*)