SUARA SUMEDANG - Burnley berhasil kembali naik ke Premier League (Liga Inggris) . Promosi ini didapat setelah sukses mengalahkan Middlesbrough 2-1.
Diketahui, Middlesbrough dinahkodai oleh Michael Carrick yang termasuk dalam tim papan atas dalam klasemen dan mampu menempati posisi empat.
Pertandingan Burnley vs Middlesbrough digelar di Riverside Stadium, pada Sabtu (8/4/2023) dini hari WIB.
Keberhasilan The Clarets ini tidak lepas dari peran pelatih utama mereka, Vincent Kompany.
Burnley berhasil menang oleh gol yang diciptakan Ashley Barnes di menit ke-12 dan Connor Roberts di menit ke-66.
Pelatih asal Belgia itu bisa membawa perubahan besar. Kompany dalam menukangi timnya memiliki filosofi permainan keras yang membuat pemain menjadi lebih disiplin.
Sejak menahkodai Burnley, Kompany langsung mengemban beban cukup berat, yaitu harus membawa The Clarets promosi ke Premier League.
Target itu diberikan karena melihat catatan Kompany sebelumnya saat menjadi pelatih Anderlecht.
Di musim pertamanya, ia sukses membawa Anderlecht finis di peringkat tiga Liga Belgia. Hebatnya lagi, Anderlecht berhasil mencatatkan diri sebagai tim dengan kebobolan gol paling sedikit.
Lalu di musim kedua bersama Anderlecht, Kompany berhasil membawa Anderlecth tampil konsisten dan menjadi tim paling produktif di Liga Belgia.
Dengan catatan itu, manajemen The Clarets memasang target promosi ke Premier League.
Kompany mesti memutar otak agar bisa membawa Burnley promosi dalam waktu yang singkat. Sebab, saat dipastikan terdegradasi terdapat 32 permain yang hengkang dari klub.
Terlebih lagi beberapa pemain yang hengkang termasuk kedalam pemain kunci, seperti James Tarkowski, Nick Pope, Nathan Collins, Dwight McNeil, Wout Weghorst hingga Aaron Lennon.
Kepergian sejumlah pemain tersebut menjadi sebuah keuntungan bagi skuad The Clarets.
Pasalnya, Burnley mampu meraup keuntungan hingga mencapai sekira 76 juta Euro atau setara dengan Rp 1,2 triliun rupiah.
Meski mendapat keuntungan yang besar, manajemen klub dapat menggunakan dana tersebut dengan bijak. Bahkan, manajemen hanya menghabiskan dana 38 juta Euro untuk mendatangkan 11 pemain.
Meskipun dilanda beberapa masalah, Burnley tampil sebagai tim yang apik dibawah asuhan Vincent Kompany.
Skuad The Clarets menjadi tim tersubur dengan torehan 76 gol. Hebatnya, Burnley menjadi tim yang memiliki catatan kebobolan gol paling sedikit, yakni 30 gol.
Kompany juga mencatatkan pencapaian, yakni menjadi manajer tercepat yang berhasil membawa Burnley promosi ke premier league. Prestasi itu dicapai dengan hanya menjalani 39 pertandingan. (*)
Sumber: YouTube Cetakgol IDN