SUARASUMEDANG - Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan mengaku menyesal mengetahui Walikota Bandung Yana Mulyana harus ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga terkait pengadaan barang jasa berupa CCTV.
Teddy Rusmawan menyesal karena terjadinya penangkapan oleh KPK di bulan Ramadhan, dan yang kena adalah pejabat di Kota Bandung, Jawa Barat.
"Ini sangat disesalkan," kata Teddy Rusmawan kepada wartawan termasuk SuaraSumedang, ketika ditanya soal penangkapan KPK kepada Yana Mulyana.
Hal lain yang membuatnya lebih menyesal dan berat menghadapinya, karena di Kota Bandung tidak ada pejabat wakil walikota.
Ini artinya, jika dalam 1 X 24 Yang Mulyana ditetapkan sebagai tersangka, di Pemkot tidak ada yang bisa mengemban tanggungjawab pemereintahan.
Jika itu terjadi, Kota bandung harus tetap berjalan meski tanpa kepala daerah sama sekali.
Namun demikian, Teddy Rusmawan memastikan pemerintahan di Kota Bandung akan tetap berjalan normal seperti biasa.
Program-program pun akan tetap berjalan terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti pasar murah.
"Khusus kepada masyarakat saya minta tenang dalam menghadapi masalah ini," kata dia. (*)
Baca Juga: 5 Lelaki Tampan yang Pernah Dekat dengan Shandy Aulia, Pernah Bertunangan dengan Anak Politisi