SUARA SUMEDANG - Kuasa hukum Virgoun, Sandy Arifin menyatakan, akan mengambil langkah tegas bagi pihak yang memprovokasi kasus tersebut.
Sebagaimana diketahui, Virgoun menuai hujatan usai perselingkuhannya dibongkar oleh istrinya, Inara Rusli ke publik.
Di samping itu, Virgoun sudah membuat video klarifikasi terkait alasan selingkuh dan meminta maaf, tetapi ia tidak menyampaikan maaf kepada sang istri.
"Seandainya klien kami sudah membuat permintaan maaf secara tulus dan ikhlas. Kemudian, masih ada pihak-pihak yang memprovokasi atau membuat berita yang tidak benar, mohon maaf klien kami tidak akan tinggal diam," kata Sandy Arifin, ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (29/4/2023).
Sandy Arifin bahkan sudah mengantongi surat kuasa untuk memberikan somasi terbuka kepada mereka yang mau menjatuhkan Virgoun.
Peringatan tersebut ditujukan kepada siapapun, termasuk Inara Rusli, yang merupakan istri dari vokalis Last Child itu.
"Intinya pihak-pihak dari mana saja," katanya.
Namun, Sandy Arifin berharap ini akan menjadi imbauan, bukan harus mengurus sampai ke perkara hukum.
"Kami belum buat somasi ancaman, atau surat terbuka, ini hanya untuk jaga-jaga saja," kata Sandy Arifin.
Sebelumnya, Inara Rusli membongkar dugaan perselingkuhan Virgoun sejak 2021 dengan perempuan bernama Austina Tenri Ajeng Anisa.
Melalui postingan di Instagram pribadinya, Inara Rusli membocorkan bukti percakapan hingga data pengeluaran Virgoun, yang diduga untuk perempuan lain sejak Juli 2021-Agustus 2022 senilai ratusan juta rupiah.
Inara Rusli semula memilih diam lantara tidak mau mengumbar aib rumah tangganya bersama Virgoun demi menjaga psikis anak.
Ia pun memberikan kesempatan bagi Virgoun untuk berubah, karena sempat menandatangani surat perjanjian untuk tidak selingkuh lagi.
Sebagai informasi tambahan, Virgoun dan Inara Rusli menikah pada 2014 silam. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai tiga anak. (*)