SUARA SUMEDANG -Rebecca Klopper kembali ramai diperbincangkan karena menyampaikan permohonan maaf sambil membaca teks pada selembar kertas yang sudah dipersiapkan.
Sontak saja hal itu mengundang perhatian pakar psikolog untuk menafsirkan makna dibalik permohonan maaf yang dibaca melalui selembar kertas.
Dikutip sumedang.suara.com dari kanal YouTube SCTV pada Rabu, (7/6/2023) Kirdi Putra selaku pakar mikro ekspresi memberikan komentar terkait sikap Rebecca Klopper.
Menurut Kirdi Putra, sikap Rebecca Klopper yang menyampaikan permohonan maaf sambil tertunduk merupakan upaya perlawanan atas ketakutan yang selama ini menghantui dirinya.
"Pada saat Rebecca Klopper membacakan teks permohonan maaf, terlihat dirinya diam dan tertunduk. Hal ini merupakan self defense mekanisme yakni kondisi psikologis yang merasa terancam dan berusaha memberikan perlawanan," kata Kirdi Putra
Lebih lanjut, Kirdi Putra juga menjelaskan ekspresi Fadly Faisal yang terlihat seolah tegang dan tidak tenang saaty Rebecca Klopper menyampaikan permohonan maaf.
"Pada sisi lain, Fadly Faisal yang menemani di sampingnya terlihat diam dan sesekali melirik ke arah yang berbeda. Itu juga merupakan reaksi kekhawatiran dan berharap Rebecca segera menyelesaikan urusannya," ungkap Kirdi Putra
Permohonan maaf yang disampaikan oleh Rebecca Klopper dengan membaca teks yang sudah disiapkan juga diartikan oleh Kirdi Putra sebagai bentuk nyata selfe defense mekanisme.
"Adapun permohonan yang disampaikan tanpa skrip, bisa saja terlibat kesalahan yang berlanjut. Sikap inilah yang menekankan self defense mekanisme untuk menghindari kesalahan secara hukum maupun kesalahan media," pungkas Kirdi Putra selaku pakar mikro ekspresi dalam menyampaikan penjelasannya.(*)
Baca Juga: Oh Ini Lagu Ahmad Dhani yang Bikin Dewa 19 Bubar, El Rumi: Paling Mewah Tapi Paling. . .
Sumber: YouTube SCTV