SUARA SUMEDANG - Usai lolos audisi America's Got Talent (AGT) musim ke-18, nama Putri Ariani semakin melejit di kancah dunia musik tanah air. Suaranya yang begitu indah membuat banyak orang terpana, termasuk juri AGT Simon Cowell.
Simon memberinya golden buzzer atau tombol emas yang ketika dipencet oleh juri secara otomatis akan membuat kontestan lolos ke babak live show AGT.
Kecemerlangan Putri Ariani terlihat dalam video yang diunggah oleh kanal America's Got Talent. Penampilannya begitu luar biasa dan membuat banyak orang terhibur.
Pantauan terakhir SUARA SUMEDANG, video Putri ini sudah ditonton 12 juta kali sejak rilis sehari lalu, dan bertahan di tangga top-trending Youtube Indonesia.
Dengan penampilannya yang begitu memukau, banyak yang mencari tahu biodata Putri Ariani. Siapakah sosok tunanetra berusia 17 tahun asal Indonesia yang bikin Simon Cowell terperangah ini?
Berikut ini profil penyanyi kelahiran Riau tersebut, dikutip oleh SUARA SUMEDANG dari berbagai sumber.
Kisah Putri Ariani yang Lahir Prematur
Lahir di Bangkinang, Kampar, Riau pada 31 Desember 2005, penyanyi bersuara emas ini memiliki nama panjang Ariani Nisma Putri. Dalam perkembangannya kemudian dirinya sering disebut sebagai Putri Ariani.
Ayah dan ibu Putri Ariani bernama Ismawan Kurnianto dan Reni Alfianty. Putri adalah anak pertama dari tiga bersaudara.
Baca Juga: 5 Film Hollywood yang Dibintangi Iko Uwais, Terbaru Ada The Expendables 4
Sebagai kakak, Putri punya dua orang adik perempuan. Mereka adalah Devina Elysia dan Vania Larissa.
Saat lahir, Putri Ariani berusia kandungan 6 bulan 18 hari. Putri lahir prematur karena ibundanya terkena plasenta previa.
Usai lahir, Putri harus tinggal dalam inkubator bayi selama tiga bulan di rumah sakit.
Selepas keluar dari inkubator, Putri divonis katarak oleh dokter. Orang tuanya kemudian membawa Putri berobat sampai ke Singapura.
Di sana, bayi Putri ini disebut mengalami retinopati prematuritas atau perkembangan abnormal pembuluh darah retina yang sering terjadi pada bayi prematur.
Walau sempat berusaha dioperasi, namun tidak sesuai harapan hasilnya. Putri pun kemudian dinyatakan mengalami kebutaan total.