SUARA SUMEDANG – PSSI telah mengeluarkan beberapa nama pemain sepakbola yang terkena sanksi,
Hal ini berkaitan atas beberapa insiden yang dilakukan para pemain yang berkompetisi di Liga 1.
Misalnya ada tiga pemain Persib Bandung yang mendapatkan sanksi secara mendadak, bahkan yang mengejutkan secara tiba-tiba ada sanksi pemain yang dicabut.
Sontak ini menjadi sorotan tajam salah satu pengamat sepakbola Indonesia yakni Akmal Marhli ikut bersuara.
Ia menuturkan jika bukan Indonesia jika tidak ada kontroversi serta sensasi, serta ia juga menyindir PSSI yang secara sering memberikan kejutan.
"Bukan PSSI namanya bila tak bikin kejutan yang membagongkan. Bukan sepakbola Indonesia bila tak penuh dengan kontroversi dan sensasi," buka Akmal Marhali melalui tulisan panjangnya di akun @akmalmarhali20 dikutip pada Selasa (15/8/2023).
Lebih lanjut ia juga memberkan jika sanksi yang dikeluarkan PSSI telah terkumpul Rp1,4 miliar.
Kemudian ia juga menyorot atas kakunya PSSI pimpinan Erick Thohir, yang tek memberikan banding para pemain yang kena sanksi seperti I pUtu Gede dan Ciro Alves.
"Setiap putusan yang dikeluarkan tak bisa dibanding. Tiba-tiba paska Komdis PSSI memutuskan sanksi tiga pemain Persib yakni I Putu Gede, Ciro Alves, dan Marc Klok pada 11 Agustus 2023, sehari setelahnya ada putusan Komite Banding PSSI yang menetapkan menolak banding I Putu Gede dan Ciro Alves,".
Baca Juga: Perkuat Sektor Pertanian dengan Pemberian Edukasi Pembibitan Tanaman Buah di Nganjuk
Lantas ia juga dibuat bingung kenapa secara tiba-tiba menerima banding dan mencabut hukuman dai Marck Klok.
"Lalu, menetapkan menerima banding Marc Klok dan mencabut hukuman Komdis. Pertanyaannya, siapa Komding-nya? dan Kapan dibentuknya?," tanya Akmal.
"Ajaibnya, simsalabim tiba-tiba ada putusan Komdis. Kasihan Persib dianggap jadi anak emas kalau PSSI tak profesional dalam mengelola kompetisi sepakbola Indonesia. Mana Transformasi yang digaungkan. Kok, malah melanggar Statuta!," tegasnya. (*)