SUARA SUMEDANG - Partai Demokrat resmi mencabut dukungannya untuk bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan hingga hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Sekaligus keluar dari KPP, setelah Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan, pihaknya harus membuka lembaran baru karena Indonesia memerlukan pemikiran, jiwa, dan tindakan-tindakan yang besar.
Menurutnya, seluruh pihak agar tidak terjebak pada narasi dan isu yang bisa memecah belah bangsa.
"Kita tidak tahu dalam perjalanannya ke depan, kita mungkin akan bertemu kembali dan menjalin kerja sama untuk agenda-agenda besar kebangsaan," ujarnya.
AHY mengajak kader Demokrat untuk tetap tenang dan berpikir jernih.
Menurutnya, Demokrat tidak akan patah oleh ganjalan politik sekeras apa pun.
"Kita juga tidak akan berkompromi pada konspirasi politik securang apa pun," jelasnya.
"Saya juga mengajak kita semua untuk bersyukur karena Allah SWT masih sayang kepada kita. Bisa jadi, ini adalah cara Tuhan untuk menyelamatkan kita dari hal-hal yang lebih buruk," lanjut AHY.(*)