SUARA SUMEDANG-Penyanyi bersuara indah Nadin Amizah baru-baru ini mengalami kejadian tidak menyenangkan. Pengalaman menjijikan sekaligus merugikan itu terjadi saat ia tampil di Ciwalk Bandung pada Minggu, 24 September 2023.
Terungkap melalui unggahan Instagram Story, Nadin Amizah secara terbuka mengungkap bahwa dirinya baru-baru ini mendapat perlakuan tidak senonoh alias pelecehan seksual dari seseorang yang tidak dikenalnya. Melihat kisah unggahan Instagram yang dibagikan pemilik akun Twitter @Areajulit, penyanyi wanita Rayuan Perempuan Gila mengungkap payudaranya baru saja diremas usai tampil konser di Ciwalk Bandung.
“Kepada pria di Ciwalk, saat aku lewat dia terus memegang payudaraku, b*tch*. “Saya harap kamu cepat mati,” kata Nadin Amizah dalam pesan yang di-retweet akun Twitter @Areajulid.
Dalam video yang diunggahnya, Nadin mendadak marah hingga tak segan-segan menghina penyerang yang menyentuh dan meremas dadanya. Dalam unggahan lainnya, penyanyi itu menjelaskan bahwa konser yang ia hadiri dihadiri banyak penonton. Namun, banyaknya penonton ternyata bukan menjadi berkah bagi Nadin. Justru sebaliknya, kehadiran banyak penonton justru menjadi petaka baginya.
“Penonton yang membludak terkadang menjadi berkah, namun terkadang juga bisa menjadi bencana. “Naudzubillahimindzalik, naudzubillah, mentok,” tulis Nadin Amizah geram.
Meski postingan Nadin itu telah dihapus, namun beberapa akun di jejaring sosial lain seperti Twitter dan TikTok telah mengunggahnya kembali. Apa yang dialami Nadin Amizah saat konser di Bandung pun membuat netizen geram, marah, dan simpati.
“Selalu berhati-hati dan waspada. Model kriminal suka menyentuh bagian mana pun di dada atau tubuhnya, mereka bahkan tidak melihat ke arah Anda saat mengenakan pakaian seksi atau ketat," tulis salah satu pengguna. "Bukan hanya dompetmu yang dicuri. 'Sekarang a**mu juga ditahan,'" kata yang lain.
“Ada banyak orang jahat yang tidak punya otak,” tulis pengguna media sosial lainnya.(*)
Baca Juga: Mayang Kembali Heboh Pamer Rambut Barunya Dengan Harga Fantastis